'Prabowo Effect' Dipercaya Bakal Dongkrak Perolehan Suara Gerindra di Pileg 2024

Aug 27, 2022 08:05
Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.(Foto: Istimewa).
Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Sosok Prabowo Subianto diyakini masih akan berpengaruh dalam tubuh Partai Gerindra dalam Pemilu di tahun 2024 mendatang. Bahkan juga diyakini akan banyak berpengaruh dalam mendulang suara pada pemilihan legislatif (Pileg) yang bakal digelar awal tahun 2024. 

"Nah, ini kan gabungan Pileg dan Pilpres (Pemilihan Presiden), kami meyakini 'Prabowo Effect' masih ada. Tapi rata-rata untuk (mendulang suara) ke partai," ujar Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Malang, Zia Ulhaq. 

Dirinya menilai, sosok Prabowo Subianto yang saat ini masih sebagai Ketua Umum Gerindra masih sangat memiliki nilai jual. Artinya, masih banyak masyarakat yang diyakini bakal menjatuhkan pilihannya kepada Prabowo Subianto. 

"Artinya masyarakat itu masih mengenal figur Pak Prabowo sebagai sosok yang berwibawa, dia tegas dan lain sebagainya. Dan orang taunya Gerindra itu kan Pak Prabowo, bukan yang lain," terang Zia.

Kendati pernah gagal dalam kontestasi Pilpres pada dua periode, diyakini tidak akan berpengaruh pada perolehan suara di ajang Pileg dan Pilpres mendatang. Sebab menurutnya, kendati mengalami kegagalan, perolehan suara Gerindra saat itu dinilai sangat bagus. 

"Kami meyakini Prabowo Effect ini akan terjadi di 2024. Nah itu belajar darimana, dari pengalaman Pak Prabowo saat nyapres itu, suara Gerindra luar biasa," jelas Zia. 

Dirinya juga mencontohkan seperti Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, di masa pencalonannya pada sekitar tahun 2008 dan 2013. Saat itu, Gubernur Khofifah kalah dua kali dari pasangan yang sama. Yakni Soekarwo dan Saifullah Yusuf. 

"Seperti bu Khofifah itu nyalon sudah berapa kali untuk menjadi Gubernur. Buktinya, dapat pilihan hatinya masyarakat Jatim. Mulai jamannya melawan Pakde Karwo bolak balik kalah," jelas Zia. 

Untuk itu, pihaknya optimis bahwa target 10 kursi dalam Pileg 2024 mendatang bakal berhasil diraih. Sebab, hal tersebut juga akan sangat berpengaruh pada ajang Pilpres yang bakal digelar beberapa bulan setelah Pileg. 

"Artinya itu menjadi modal besar kami. Dan juga berhubungan dengan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah). Karena secara elektoral kalau kami dapat 10 kursi, kami (Gerindra) kan bisa mengusung paslon sendiri," pungkas Zia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru