Wali Kota Sutiaji Terus Berupaya Wujudkan Fasilitas Umum yang Ramah Disabilitas

Aug 24, 2022 16:36
Wali Kota Malang Sutiaji saat memberikan pengarahan dalam pembukaan Pertemuan Nasional YPAC seluruh Indonesia di Aria Hotel Gajayana, Selasa (23/8/2022) malam. (Foto: Tubagus Achmad/ JatimTIMES) 
Wali Kota Malang Sutiaji saat memberikan pengarahan dalam pembukaan Pertemuan Nasional YPAC seluruh Indonesia di Aria Hotel Gajayana, Selasa (23/8/2022) malam. (Foto: Tubagus Achmad/ JatimTIMES) 

JATIMTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji terus berupaya mewujudkan fasilitas umum (fasum) di Kota Malang yang ramah disabilitas. Hal itu sebagai komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam menyediakan fasum yang layak bagi masyarakat disabilitas. 

"Ya kita terus berbenah (untuk mewujudkan fasum ramah disabilitas). Kalau memang bangunan baru kita dorong (untuk membangun fasilitas yang ramah disabilitas). Jadi termsuk fasilitas-fasilitas umum kita kan harus ramah terhadap disabilitas," ungkap Sutiaji kepada JatimTIMES.com usai membuka Pertemuan Nasional YPAC seluruh Indonesia di Aria Hotel Gajayana, Selasa (23/8/2022) malam. 

Sedangkan untuk bangunan-bangunan yang sudah terbangun sejak lama atau mungkin telah masuk kategori cagar budaya seperti Gedung Balaikota, pihaknya mengaku kesusahan jika ditambah fasilitas penunjang ramah disabilitas. 

"Kalau di Balaikota kan susah, karena itu heritage," ujar Sutiaji. 

Meskipun kesusahan, pihaknya terus berupaya mewujudkan fasum ramah disabilitas. Dimulai dari fasum-fasum yang baru dibangun oleh Pemkot Malang ataupun fasum-fasum yang terletak di gedung maupun perkantoran milik Kota Malang. 

Beberapa di antaranya seperti di Gedung Perkantoran Kota Malang Terpadu Block Office di kawasan Buring yang telah menyediakan fasum penunjang masyarakat disabilitas. Salah satunya fasum penunjang disabilitas fisik yang mengharuskan seseorang menggunakan kursi roda. 

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan kolaborasi dengan instansi-instansi maupun organisasi yang mewadahi anak-anak disabilitas. Seperti dengan Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) Malang, Yayasan Bhakti Luhur, hingga UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang. 

Hal itu dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemkot Malang untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat disabilitas. 

Pihaknya juga mendorong agar organisasi maupun instansi yang menangani masyarakat disabilitas tersebut untuk menguatkan fungsi organisasi agar semakin kuat dan berdaya. 

"Ketika berdaya maka nanti akan terjadi akselerasi terkait dengan program masyarakat yang saat ini sedang diuji oleh Tuhan ada kekurangan fisik," tutur Sutiaji. 

Selain itu, Pemkot Malang juga terus melakukan pemberdayaan masyarakat disabilitas untuk menjadikan setingkat dari kacamata fisik. "Tapi sesungguhnya insya allah mereka menjadi talenta-talenta yang luar biasa," pungkas Sutiaji. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru