Malangtimes

Belum Ditemukan di Jatim, Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Waspada Cacar Monyet

Aug 23, 2022 13:52
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.(Foto: Istimewa).).
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.(Foto: Istimewa).).

JATIMTIMES - Gubernur Jawa Timur  Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat bisa saling waspada terhadap mewabahnya penyakit cacar monyet (monkeypox). Gubernur juga meminta agar masyarakat tidak perlu panik atas hal tersebut. 

Hal itu Khofifah sampaikan melalui unggahan di akun instagram miliknya, @khofifah.ip. Dalam unggahannya tersebut, Khofifah mengatakan bahwa cacar monyet merupakan penyakit yang diakibatkan virus yang awalnya ditularkan melalui binatang. Khususnya monyet, tikus, tupai dan binatang gambia. 

"Warga Jatim yang baik, mohon saling waspada. Namun tidak perlu panik," ujar Khofifah dalam unggahannya. 

Gubernur  juga membagikan sedikit tips kepada masyarakat untuk mencegah penularan cacar monyet. Yakni dengan dengan menghindari kontak erat dengan pasien yang muncul ruam dan droplet pasien. 

Droplet adalah cairan atau cipratan liur yang dikeluarkan seseorang dari hidung atau mulut saat bersin, batuk, bahkan berbicara. 

Kendati hingga saat ini masih belum ditemukan kasus cacar monyet di Jawa Timur, Khofifah meminta agar masyarakat terus menjaga kebersihan dan kesehatan. Tentu agar terhindar dari penularan cacar monyet. 

Sementara itu,  Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memprediksi bahwa  cacar monyet tidak akan menyebabkan situasi fatal di Indonesia meskipun  saat ini sudah ada yang teridentifikasi. 

Menkes  belum dapat memastikan status atau kategori cacar monyet yang ditemukan pada seorang oasien di DKI Jakarta. Sebab, dirinya masih menunggu data yang lebih detail hasil tes whole genome sequencing (WGS).

Budi mengatakan ada dua tipe cacar monyet. Yakni dari Afrika Barat dan Afrika Tengah. Sedangkan yang ditemukan di Indonesias atau di Asia, kemungkinan tidak akan separah kasus yang ditemui di sejumlah negara Afrika. 

"Cacar monyet ada dua tipe, Afrika Barat sama Afrika Tengah. Yang satu fatal yang satu tidak fatal. Dan biasanya yang banyak di Eropa dan yang di Indonesia itu bukan yang fatal," ujar Budi.

Budi menyebut, kondisi temuan seorang pasien cacar monyet di Indonesia terpantau baik dan hanya mengalami gejala ringan. Ia juga memastikan tingkat penularan cacar monyet tidak akan setinggi virus corona (covid-19) yang bisa menular lewat droplet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru