Polri Didera Rentetan Kasus, Ketua Gawagis Penjaga NU Beri Pesan Penting untuk Kapolri 

Aug 23, 2022 12:17
Ketua Gawagis Penjaga Nahdlatul Ulama (GPNU) yang juga pengasuh Pondok Pesantren Metal Moeslim Al Hidayat di Desa Rejoso Lor, Pasuruan, Jawa Timur, KH Nurkholis (Ist)
Ketua Gawagis Penjaga Nahdlatul Ulama (GPNU) yang juga pengasuh Pondok Pesantren Metal Moeslim Al Hidayat di Desa Rejoso Lor, Pasuruan, Jawa Timur, KH Nurkholis (Ist)

JATIMTIMES - Banyak kejadian  besar yang menarik perhatian publik belakangan ini. Bahkan beberapa di antaranya melibatkan oknum aparat penegak hukum.

Sebut saja kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang diotaki mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, isu sejumlah jenderal dan perwira Polri terlibat kasus perjudian Konsorsium 303, serta perwira polisi jadi bandar narkoba.

Melihat hal-hal tersebut, Ketua Gawagis Penjaga Nahdlatul Ulama (GPNU) yang juga pengasuh Pondok Pesantren Metal Moeslim Al Hidayat di Desa Rejoso Lor, Pasuruan, Jawa Timur, KH Nurkholis Almaulani memberikan pesan penting bagi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya.

Menurut KH Nurkholis, Polri menjadi institusi penegak hukum yang memiliki struktur sangat kuat hingga ke bawah. Polri menjadi lembaga negara yang memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan penyelidikan dan penindakan terhadap kejahatan atau berbagai macam tindakan kriminal lainnya.

Untuk itu, melihat kejadian yang akhir-akhir ini terungkap, Polri harus melakukan tindakan hukum tegas yang transparan dalam setiap penanganan kasus.  Hal ini tentunya bukan tanpa alasan. Marwah Polri, bahkan marwah negara, menjadi pertaruhan atas tindakan-tindakan yang dilakukan Polri.

"Polri harus melakukan penindakan kejahatan dengan seadil-adilnya. Itu sangat di harapkan masyarakat. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan kepada Polri. Karena diakui atau tidak, kepercayaan masyarakat kepada Polri sudah pada titik nadir," tandasnya.

Kapolri sebagai pimpinan tertinggi memiliki kewenangan penuh untuk memberantas segala kejahatan, terutama di tubuh Polri sendiri. Namun, hal ini harus benar-benar dilakukan dengan komitmen, serius, dan maksimal.

Tindakan yang adil dan serius  juga menjadi kesempatan bagi Polri untuk mengembalikan citra dan kepercayaan masyarakat kepada Institusi tersebut. Menurut KH Nurkholis, kepercayaan terhadap Polri terpuruk lagi  akibat ulah oknum aparat yang tak memiliki integritas.

Dalam penanganan, jika kapolri sebagai pucuk pimpinan dan seluruh jajarannya terkesan lamban dan tidak serius, KH Nurkholis menganggap akan sangat sulit masyarakat memberikan kepercayaan lagi kepada Polri sebagai penegak hukum.

"Saya sangat Mendukung langkah langkah tegas kapolri untuk melakukan ‘bersih-bersih’  di tubuh Polri. Menuntaskan jaringan judi online, backing terhadap pelaku tindak pidana dan yang lainnya. Semoga Kapolri Bapak Jenderal  Listyo Sigit Prabowo diberi  kekuatan dhohir dan bathin untuk membersihkan institusinya sesuai dengan komitmen yang sudah disampaikan,"pungkasKH Nurkholis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru