Malangtimes

Lebih Bahaya Mana Covid-19 dan Cacar Monyet?

Aug 23, 2022 08:46
Ilustrasi Covid-19 dan Cacar Monyet. (Foto: pinterest)
Ilustrasi Covid-19 dan Cacar Monyet. (Foto: pinterest)

JATIMTIMES - Pandemi Covid-19 masih belum usai, tapi belakangan virus cacar monyet atau monkeypox pun kini sudah ditemukan satu kasus di Indonesia. Lalu bahaya mana antara Covid-19 dan cacar monyet?

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, kasus cacar monyet di dunia mencapai 35 ribu kasus. Jumlah itu lebih sedikit dibandingkan kasus Covid-19 yang mencapai jutaan orang dalam waktu yang sama.

Mengapa demikian, sebab penularan cacar monyet lebih sulit dibandingkan Covid-19. Penularan cacar monyet terjadi pada saat sudah bergejala, seperti mengalami bintik atau ruam terlebih dahulu dan harus kontak langsung.

“Covid-19, seseorang yang belum bergejala pun sudah bisa menularkan ke orang lain. Karena itu Covid-19 lebih berbahaya dibandingkan cacar monyet lantaran penularannya lebih cepat,” ucap Budi.

Selain penularan, fatalitas dari penyakit cacar monyet lebih rendah dibandingkan Covid-19. Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Budi menyebut dari 35 ribu orang yang terinfeksi hanya 12 orang yang meninggal dunia.

Kasus meninggal tersebut mungkin disebabkan oleh virus yang masuk ke dalam tubuh, sehingga menyebabkan infeksi pada paru-paru hingga otak.

"Fatalitasnya sangat rendah. Meninggalnya biasanya karena secondary infection," tambah Budi.

“Jadi udah infeksi di kulit, kemudian garuk-garuk infeksinya masuk kemudian kena infeksi bakteri di paru. Biasanya meninggalnya karena pneumonia atau infeksi masuk ke meningitis di otak oleh bakteri. Tapi bukan meninggalnya gara-gara infeksi virusnya di kulit,” tutup Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru