Fraksi Nasdem DPRD Jatim Minta Masyarakat Lebih Arif dan Bijak Terima Informasi

Aug 22, 2022 19:00
Anggota Fraksi Nasdem DPRD Provinsi Jatim, Jajuk Rendra Kresna.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Anggota Fraksi Nasdem DPRD Provinsi Jatim, Jajuk Rendra Kresna.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Berkembangnya teknologi informasi yang terjadi saat ini seharusnya bisa dimanfaatkan untuk menguatkan masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab, di sisi lain perkembangan teknologi informasi juga menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat.

Anggota Fraksi NasDem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur (Jatim), Jajuk Rendra Kresna mengatakan, perkembangan teknologi informasi tersebut juga mempengaruhi tersebarnya berbagai informasi. Baik melalui media massa maupun media sosial. 

"Filternya harus tetap tahu. Mana media yang suatu saat menjadi alat pemecah belah, penyebar berita hoax, itu kita harus tetap paham dan tahu dan waspada. Filter harus ada di kita," ujar Jajuk, Senin (22/8/2022).

Dirinya menilai bahwa hal tersebut harus bisa dipahami oleh masyarakat. Baik oleh anak muda yang kecenderungannya mendapat informasi lebih tinggi melalui teknologi yang ada, maupun orang tua yang sebagiannya mungkin gagap teknologi (gaptek). 

"Yang kita sasar bagaimana anak-anak generasi muda maupun orang yang cenderung gaptek bisa memanfaatkan media untuk komunikasi dalam menguatkan antar generasi untuk menjaga Indonesia. Kalau ada sesuatu yang diketahui sudah tidak benar, kenapa harua dishare. Itu kan bagian dari menjaga Indonesia," jelas Jajuk. 

Untuk itu, dirinya berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam menerima informasi. Terlebih dengan maraknya masyarakat yang semakin aktif di dunia maya melalui media sosial. Yang biasanya disebut sebagai netizen. 

"Apapun yang keluar dari media, itu adalah produk informasi. Tinggal nantinya mau menjadi netizen seperti apa. Netizen kan juga ada yang sifatnya membangun," terangnya. 

Selain itu, dirinya juga berpesan agar masyarakat bisa menyampaikan kritik dengan cara yang santun. Apalagi, jika di balik kritik tersebut juga diikuti dengan sebuah solusi yang turut membangun. 

"Jika itu sifatnya kritik dan dia punya solusi, maka sampaikan dengan bahasa yang santun. Pemerintah akan mendengar. Karena kesantunan adalah salah satu ciri Indonesia," pungkas Jajuk. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru