Disnaker-PMPTSP Kota Malang Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Barista untuk 50 Orang

Aug 22, 2022 16:06
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang Siti Mahmudah (tengah) saat memberikan sambutan di pembukaan pelatihan berbasis kompetensi barista di MaxOne Ascen Malang, Senin (22/8/2022). (Foto: Dok JatimTIMES) 
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang Siti Mahmudah (tengah) saat memberikan sambutan di pembukaan pelatihan berbasis kompetensi barista di MaxOne Ascen Malang, Senin (22/8/2022). (Foto: Dok JatimTIMES) 

JATIMTIMES - Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang menggelar pelatihan kerja berbasis kompetensi barista yang melibatkan 50 orang pencari kerja. 

Pelatihan kerja tersebut dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang Siti Mahmudah. Selain itu, hadir pula Kepala Bidang Tenaga Kerja Titis Andayani dan Direktur Balai Pusat Latihan Perhotelan (BPLP) Brawijaya Gunawan TD Putra. 

Perempuan yang akrab disapa Mahmudah ini menjelaskan, digelarnya pelatihan kerja berbasis kompetensi ini menggunakan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Disnaker-PMPTSP Kota Malang Tahun Anggaran (TA) 2022. 

Materi.

Pelaksanaan pelatihan barista ini ditujukan bagi para pencari kerja yang belum pernah mengikuti pelatihan kerja dari Disnaker-PMPTSP Kota Malang. Mahmudah menuturkan, tujuan kegiatan pelatihan barista ini untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, keterampilan dan kompetensi peserta tentang barista. 

"Hal itu dapat dimanfaatkan sebagai bekal mencari kerja atau memulai usaha yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Mahmudah dalam sambutannya, Senin (22/8/2022). 

Sebanyak 50 orang pencari kerja yang mengikuti pelatihan kerja barista secara gratis ini pun nantinya akan mengikuti pelatihan selama enam hari di MaxOne Ascen Hotel, mulai tanggal 22-27 Agustus 2022. Lima hari untuk pelatihan dan satu hari untuk ujian kompetensi. 

Menurutnya, saat ini barista merupakan profesi yang cukup bergengsi. Pasalnya, dengan banyaknya cafe, hotel, restoran yang menyajikan menu kopi di seluruh wilayah utamanya di Kota Malang, pasti membutuhkan seorang barista yang memiliki kemampuan dan pengetahuan di bidang perkopian. Di mana dengan pengetahuan yang mumpuni akan menghasilkan sajian olahan kopi terbaik. 

"Semakin maraknya kedai kopi yang dibangun saat ini menunjukkan tren minuman kopi semakin digandrungi oleh masyarakat Indonesia," ujar Mahmudah. 

Foto bersama.

Selain menunjukkan angka konsumsi kopi yang tinggi, banyaknya kedai kopi juga menjadikan profesi seorang barista sebagai pekerjaan yang banyak diminati, khususnya bagi kalangan anak muda. 
Menurutnya, profesi sebagai barista sangat cocok dengan pecinta kopi yang ingin bekerja sesuai dengan passion atau kemampuan. Pasalnya, selain bisa meracik berbagai olahan kopi, profesi sebagai barista juga menyenangkan. Hal itu dikarenakan dapat bertemu dan melayani para pelanggan dari berbagai latar belakang. 

"Oleh karena itu, setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan keterampilannya serta mampu bersaing apabila akan merintis menjadi wirausaha bidang barista untuk meningkatkan pendapatan," tandas Mahmudah. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru