Wali Kota Malang Sutiaji Kukuhkan Gerbang Kampoeng Qur'an Wijaya Kusuma: Kita Bumikan Al-Qur'an

Aug 22, 2022 09:34
Wali Kota Malang Sutiaji (tengah) bersama tokoh agama serta anak-anak dari Kampoeng Qur'an Wijaya Kusuma di Jalan Kalimasada, Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (21/8/2022). (Foto: Humas Pemkot Malang) 
Wali Kota Malang Sutiaji (tengah) bersama tokoh agama serta anak-anak dari Kampoeng Qur'an Wijaya Kusuma di Jalan Kalimasada, Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (21/8/2022). (Foto: Humas Pemkot Malang) 

JATIMTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji mengukuhkan program Gerakan Membangun (Gerbang) Kampoeng Qur'an Wijaya Kusuma yang bertempat di Jalan Kalimasada, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. 

Sutiaji menjelaskan, dikukuhkannya Kampoeng Qur'an Wijaya Kusuma ini karena telah memiliki puluhan kelas belajar Al-Qur'an yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat di Kampung Wijaya Kusuma. Menurutnya, semua hal yang berkaitan dengan Al-Qur'an harus totalitas. 

Terlebih lagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang juga telah memiliki visi satu RW satu hafiz atau penghafal Al-Qur'an. Melalui program satu RW satu hafiz tersebut, Pemkot Malang akan memberikan dana motivasi sebesar Rp 1 juta. 

"Ini kami dorong terus menerus agar bisa kita bumikan Al-Qur'an pada kehidupan warga Kota Malang," ujar Sutiaji, Minggu (21/8/2022). 

Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang ini berharap agar gerakan membangun dan membumikan Al-Qur'an di tengah masyarakat ini dapat menjadi program percontohan untuk memasyarakatkan Al-Qur'an. 

"Ini akan menjadi salah satu pilot project, agar nanti banyak orang datang belajar ke sini. Niatkan ini untuk memasyarakatkan Al-Qur'an," tutur Sutiaji. 

Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan jika di daerah lain ada Kampung Inggris, nantinya di Kota Malang ada Kampung Al-Qur'an. 

"Insya Allah, kita saling doakan dan harus kita support selalu," ucap Sutiaji. 

Sutiaji pun mengapresiasi gerakan membangun Al-Qur'an yang ada di Kampung Wijaya Kusuma ini. Besar harapannya dapat mendorong Kota Malang menjadi kota yang memberikan kemakmuran bagi masyarakatnya. 

"Kami terima kasih dan apresiasi, tentu akan kami dorong Kampung Qur'an ini agar menjadi kekuatan dan mudah-mudahan Kota Malang menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," ungkap Sutiaji. 

Setelah dilakukan pengukuhan Gerbang Kampoeng Qur'an Wijaya Kusuma, Sutiaji juga menyempatkan untuk melihat langsung rumah-rumah Qur'an yang ada di Kampung Wijaya Kusuma. Dia juga menyempatkan untuk mengaji bersama warga setempat. 

Sementara itu, Ketua Gerbang Kampoeng Qur'an Wijaya Kusama Muhammad Burhan menjelaskan, setiap masjid di Kampung Wijaya Kusuma memiliki Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). Bahkan, di rumah-rumah warga juga digunakan sebagai tempat pembelajaran Qur'an dan majelis taklim. 

"RW kami juga punya pengajian bulanan rutin, bergilir di setiap RT. Telah terbentuk 21 kelas Qur'an, kalau ditambah dengan TPQ, Pondok Hafidz, kemudian Madrasah Qur'an maka seluruhnya ada 65 kelas Al Quran," terang Burhan. 

Pihaknya juga berharap, melalui Gerakan Membangun Kampoeng Qur'an ini dapat mendorong warga setempat untuk membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Selain itu, ke depan sebutan kampung ini dapat bertambah, menjadi Kampung Hafiz. 

"Kami siap menjadi model percontohan. Semoga tidak hanya dikenal sebagai Kampoeng Qur'an tapi juga Kampoeng Hafiz Al-Qur'an, mudah-mudahan Allah ridha," tandasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru