Gandeng Telkom, Pemkab Malang Siap Realisasikan Desa Digital

Aug 19, 2022 17:33
Bupati Malang HM. Sanusi saat memberikan arahan.(Foto: Istimewa).
Bupati Malang HM. Sanusi saat memberikan arahan.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang segera merealisasikan rencana desa digital. Penerapan desa digital tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkab Malang untuk menjawab tantangan di era teknologi informasi yang ada saat ini. Termasuk dalam hal pembangunan desa. 

Bupati Malang HM. Sanusi mengatakan bahwa dalam rencana tersebut, salah satunya difokuskan untuk mempermudah pelayanan publik. Hal tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Desa Digital dan Pengembangan Bumdesa melalui Arsitektur, Insfrastruktur, dan Sistem Informasi. 

"Jadi pelayanan publiknya diharapkan semua nanti bisa dilakukan secara elektronik," ujar Sanusi, Jumat (19/8/2022).

Bahkan 2023 mendatang, jumlah tatap muka dalam hal pelayanan publik diharapkan sudah bisa mulai dikurangi. Hal tersebut akan diupayakan bisa bergerak di berbagai bidang. Seperti perizinan, kesehatan, administrasi kependudukan (Adminduk), pajak bumi dan bangunan (PBB) dan pelayanan lainnya.

"Jadi tidak ada kontak langsung antara pemohon layanan publik dengan pelayan publiknya. Cukup dilaksanakan melalui aplikasi semua. Itu akan bergerak sesuai apa yang dikehendaki," terang Sanusi. 

Dengan hal tersebut, salah satu persiapan yang akan dilakukan adalah dari segi pembangunan infrastruktur. Terkait kesiapan fasilitas, sarana dan prasarana (sarpras) yang dapat mendukung teknologi informasi dapat diakses hingga ke wilayah desa-desa se-Kabupaten Malang. 

Dalam ha ini, Pemkab Malang bekerja sama dengan provider penyedia layanan jaringan atau internet. Sebab, dalam pelaksanaannya nanti, pelayanan yang langsung berhubungan dengan masyarakat diupayakan dapat diakses langsung oleh masyarakat melalui ponselnya masing-masing. 

"Tapi kalau antar institusi, misalnya dari Pemdes (Pemerintah Desa) dengan Pemda (Pemerintah Daerah) ya bisa diurus melalui kantor desanya masing-masing," jelas Sanusi. 

Dalam rencana tersebut, Pemkab Malang menjalin kerjasama dengan PT. Telkom Tbk. Baik dari segi infrastruktur, aplikasi dan sistem informasi dan juga termasuk untuk kesiapan sumber daya manusia (SDM) nya. 

Bukan tanpa alasan, menurut Sanusi, hal tersebut lantaran saat ini PT Telkom yang ditunjuk oleh pemerintah untuk membidangi pengembangan teknologi informasi dalam pembangunan ibukota negara (IKN). Dan saat ini, hal tersebut juga telah diimplementasikan pada salah satu daerah di sekitar IKN. 

"Lah ini rencananya daerah yang kedua adalah Kabupaten Malang," pungkas Sanusi. 

Kepala Diskominfo Kabupaten Malang, Ricky Meinardhy.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang Ricky Meinardhy menyampaikan, secara umum ada 3 komponen yang akan disiapkan terkait rencana tersebut. Yakni software (perangkat lunak), hardware (perangkat keras) dan network atau jaringan internet. 

"Tentu saja kalau bicara desa digital, di sini kita bicara tentang kebutuhan pelayanan publik di desa yang berbasiskan digitalisasi. Baik itu surat menyurat, layanan publik itu sudah menggunakan digitalisasi. Jadi kebutuhan di desa itu dipenuhi dulu," ujar Ricky. 

Menurut Ricky, salah satu hal yang menjadi kendala untuk merealisasikan rencana tersebut adalah kondisi geografi dan topografi jaringan di Kabupaten Malang. Di mana banyak daerah-daerah di Kabupaten Malang yang tidak datar. Baik perbukitan, dataran tinggi dan rendah. 

Dengan hal tersebut, tidak menutup kemungkinan Pemkab Malang akan menjalin kerjasama dengan beberapa provider penyedia internet lain. Tujuannya, agar internet dapat diakses hingga ke pelosok desa.

"Jadi bisa nanti dengan meminta (provider) membangun (tower) BTS atau bisa juga ada yang namanya menggunakan FO (Fiber Optic)," terang Ricky. 

Tentunya hal tersebut merupakan rencana yang besar dan juga membutuhkan investasi dengan nilai yang terbilang besar pula. "Di sini Telkom akan menghitung, jumlah penduduk, kebutuhan penggunaannya seberapa, sehingga mereka (Telkom) bisa mengkalkulasi. Itu yang utama. Lalu untuk desa digital, perangkat desanya dalam hal ini SDM nya juga harus disiapkan," pungkas Ricky. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru