Musim Liburan di Tengah Covid-19 yang Melandai, 300 Lebih Wisatawan Asing Datangi Kota Malang

Aug 18, 2022 18:53
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni dan Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji bersama wisatawan asing dari Belanda di Balaikota Malang, Rabu (17/8/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES) 
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni dan Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji bersama wisatawan asing dari Belanda di Balaikota Malang, Rabu (17/8/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES) 

JATIMTIMES - Memasuki musim liburan di tengah pandemi Covid-19 yang mulai melandai di Indonesia maupun luar negeri, banyak wisatawan asing kembali mengunjungi Kota Malang. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan, hingga pertengahan Agustus 2022 tercatat sudah lebih dari 300 wisatawan asing yang berkunjung ke Kota Malang. 

"Jumlah wisatawan asing berjumlah 105 sampai dengan triwulan pertama, (sekarang) ya sekitar 300 an ada yang berkunjung ke Kota Malang," ungkap perempuan yang akrab disapa Dayu kepada JatimTIMES.com, Kamis (18/8/2022). 

Terlebih lagi menurut Dayu di Bulan Juli hingga Bulan Agustus merupakan waktu favorit para wisatawan asing berkunjung ke Kota Malang, terutama dari Belanda. Nantinya momen tersebut akan terus berlanjut hingga Bulan Oktober. Pasalnya di negara para wisatawan asing memasuki masa liburan sekolah. 

"Sehingga mereka menyempatkan untuk hadir di negara-negara yang sudah mereka rencanakan satu tahun sebelumnya untuk hadir dan kebetulan Indonesia menjadi salah satu tujuan favoritnya," ujar Dayu. 

Terlebih lagi, menurutnya alasan para wisatawan asing datang ke Kota Malang untuk melihat bangunan-bangunan heritage yang masih berdiri kokoh di Kota Malang. 

Dayu pun juga menuturkan, bahwa Kota Malang memang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing, yakni wisata heritage, wisata event dan wisata pendidikan. 

Untuk dominasi wisatawan asing yang datang ke Kota Malang dulu berasal dari Belanda. Namun, seiring berjalannya waktu, Dayu menyebut wisatawan asing yang ke Kota Malang mulai merata. Ada yang dari Malaysia, Timor Leste, Perancis hingga China. 

"Kalau wisatawan asing yang datang ke Kota Malang, dia bernostalgia, dia lihat keunikannya, mencari sejarah kawasan ini ceritanya kayak gimana sih. Pada prinsipnya mereka ke story telling," jelas Dayu. 

Lebih lanjut, pada tahun 2021 Disporapar Kota Malang menargetkan kunjungan wisata di Kota Malang 1,9 juta. Ternyata hingga Bulan Juli 2022, jumlah wisatawan secara keseluruhan mencapai 5,9 juta. 

"Sekarang (Bulan Agustus 2022) sudah melebihi, sekitar 6 juta lebih (wisatawan secara keseluruhan yang berkunjung ke Kota Malang)," tutur Dayu. 

Pihaknya pun menjelaskan, pada rencana strategis tahun 2023 masih memasang target wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang sebesar 1,9 juta orang. Namun, pihaknya berharap tahun 2023, target dapat terlampaui hingga mencapai jumlah wisatawan saat sebelum adanya pandemi Covid-19. 

"Kita harapkan di tahun depan, sebelum pandemi, kita punya target 6,5 juta itu bisa terlampaui," pungkas Dayu. 

Sementara itu, salah satu wisatawan asing yang berasal dari Belanda yakni Sjak mengatakan, bahwa Kota Malang merupakan kota yang indah selama dirinya beserta keluarga berada di Pulau Jawa. 

"Saya melihat bangunan-bangunannya bagus, taman-tamannya bagus, kampung warna-warni juga bagus, terus di Klenteng ada kolam ikan koinya juga bagus," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru