Mahasiswa UB yang Tersangkut Terorisme Belum Disanksi Kampus, Begini Alasannya 

Aug 18, 2022 18:47
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UB, Prof Dr Drs Abdul Hakim, MSi (istimewa)
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UB, Prof Dr Drs Abdul Hakim, MSi (istimewa)

JATIMTIMES - Masih ingat dengan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), Ilham Alfarizi (22)? Ya ia merupakan mahasiswa yang telah ditangkap Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror 88 pada 23 Mei 2022 lantaran terlibat dalam aksi terorisme. Kendati begitu, hingga kini, ia belum mendapatkan sanksi tegas dari pihak kampus. 

"Kita menunggu keputusan dari pengadilannya," ungkap Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UB, Prof Dr Drs Abdul Hakim, MSi, ditemui di Samantha Krida (16/8/2022).

Dilanjutkan Prof Hakim, sapaannya, jika pihaknya menunggu keputusan atau ketetapan hukum dari yang bersangkutan. Sehingga, setelah ketetapan hukum ada, sanksi untuk yang bersangkutan diberikan dengan tegas. 

Karena itu, hingga saat ini belum ada sanksi bagi yang bersangkutan (Ilham). "Kalau sudah inkrah baru ada sanksi. Kalau itu nggak ada, rektor nggak ada dasar untuk memberikan sanksi," jelas Prof Hakim.

Mengenai sanksi, dijelaskan rektor telah diatur dalam peraturan rektor tentang etika mahasiswa yang tentunya harus mencintai NKRI dan bebas dari paham radikal.  "Untuk sanksi terberatnya ya diberhentikan (Drop Out)," ungkapnya.

Kepala BNPT Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar MH, saat berada di Universitas Brawijaya menyampaikan, Ilham tentunya masih bisa diselamatkan dengan gencar pemahaman nilai-nilai Pancasila. Akan tetapi, dalam proses hukum harus tetap berjalan. 

"Karena tentunya dalam upaya pencegahan, proses hukum harus tetap berjalan," jelasnya.

Pihaknya juga mengimbau, agar para generasi muda lebih waspada dan berhati-hati dalam pergaulan. Sebab, bukan tak mungkin jika paham radikal muncul dari lingkungan pergaulan yang selama ini kerap dijalani. 

Untuk itu, menurutnya pemahaman literasi digital menjadi hal penting. Ini untuk mengantisipasi seseorang terpengaruh dengan konten yang tak sesuai dengan ideologi.

"Kewaspadaan pergaulan mahasiswa dalam pergaulan intoleran. Jangan ada Ilham lain yang menjadi korban yang dibangun teroris global," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru