LKMM FEB Unisma 2022 Series #5, Hadirkan Praktisi dari Ciputra Group 

Aug 18, 2022 13:25
LKMM FEB Unisma 2022 Series #5 (Ist)
LKMM FEB Unisma 2022 Series #5 (Ist)

JATIMTIMES - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam malang (BEM FEB Unisma) melanjutkan sesi demi sesi dalam Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LKMM) Senin, (15/8/2022) dilanjutkan dengan materi LKMM Series #5. Tema yang diangkat, "Kepemimpinan Transformatif di era Digital".

Dekan FEB Unisma Nur Diana SE MM, menyatakan bahwa memiliki jiwa kepemimpinan sangat penting karena sejalan dengan visi Indonesia, yaitu menciptakan Indonesia maju dan meningkatkan daya saing bangsa. Salah satu upayanya, sumber daya manusia kompeten harus mulai diciptakan  dengan pendidikan tinggi. 

Kepemimpinan memegang peranan penting dalam keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi. Kepemimpinan di era digital yang harus dimiliki yaitu kepemimpinan tidak lagi mengutamakan keuntungan organisasi, namun pemimpin harus mengutamakan visi dan misi yang kuat. Untuk itu kita harus adaptif terhadap isu terkini  salah satunya adalah isu revolusi industri 4.0.

"Kepemimpinan harus mampu mengejar apa yang menjadi visi dan misi suatu organisasi. Kalau di perusahaan bukan hanya mengejar target saja namun bagaimana kita bisa memberikan umpan balik pada organisasi," ucap Diana.

1

Untuk itulah, pendidikan tinggi tidak menjadi menara gading  yang hanya menciptakan kemampuan akademik saja, tetapi harus mendorong mahasiswa untuk memiliki kemampuan soft skill. “Maka untuk itulah kita kembangkan dengan pengembangan LKMM,” ujarnya. 

Banyak regulasi yang mendukung kegiatan LKMM ini, diantaranya kebijakan Kemdikbud, Kebijakan Unisma maupun kebijakan FEB Unisma. "Sejalan dengan visi dan misi besar FEB Unisma salah satunya adalah menciptakan lulusan yang memiliki jiwa leadership, serta mampu menghadapi tantangan globalisasi dan mendorong peningkatan daya saing bangsa. Mahasiswa bukan hanya dibekali dengan kemampuan akademik semata, Namun  juga harus dibekali dengan berbagai kompetensi skill yakni soft skills kepemimpinan mahasiswa," tutur Diana.

Sementara itu, narasumber Edwin H Wardhana selaku Associated Director Ciputra Group yang memberikan materinya secara offline. Pihaknya menyampaikan tentang Leadership dan bagaimana kebutuhan leadership di Era Digital. 

2

"Leadership adalah satu fenomena yang paling mudah diobservasi, tetapi menjadi salah satu hal yang paling sulit dipahami. Kepemimpinan adalah sebuah hubungan yang saling mempengaruhi di antara pemimpin dan yang dipimpin untuk mewujudkan suatu perubahan yang nyata," tutur Edwin dalam paparannya.

Lebih lanjut Edwin menyampaikan, ada perbedaan antara Boss dengan Leader. Menurutnya posisi terbaik dalam sebuah organisasi adalah menjadi leader. Perbedaan antara bos dan leader adalah jika bos itu memanfaatkan manusia, namun jika leader ini membangun pemimpin-pemimpin yang baru. 

Salah satu faktor kesuksesan dalam mencapai suatu tujuan organisasi dibutuhkan kepemimpinan transformatif. Terdapat 4 hal yang nantinya akan mendorong kesuksesan dalam kepemimpinan transformatif, diantaranya harus menjadi teladan bagi anggotanya. 

"Karena kita adalah apa yang kita lakukan, bukan kita yang kamu katakan akan kamu lakukan. Kedua Personal Development, dalan hal ini kepemimpinan  harus mengembangkan personal yang ada di dalam organisasi, Ketiga, inovasi dan terakhir inspirasi," ucap pak Edwin 

Sementara itu, Ketua BEM FEB Unisma Rois Madani dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan LKMM FEB Unisma menghadirkan professional dan seorang praktisi yang mengupas tentang Kepemimpinan Transformatif.   

Dalam hal ini, transformatif adalah sifat bisa membawa perubahan, bisa berubah sesuai dengan keadaan zaman serta bisa menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang ada. Tentu saja, menjadi seorang pemimpin harus memiliki sifat transformatif apalagi,idup di era digitalisasi dan modernisasi yang mana segala sesuatunya serba digital. Bahkan tenaga manusia pun bisa digantikan dengan mesin.

"Harapan kami sebagai mahasiswa, sejak dini harus tahu bagaimana implementasi kepemimpinan transformatif di perusahaan besar. Sehingga kami ingin tahu apa yang harus dilakukan seorang pemimpinan dalam menghadapi tantangan yang penuh ketidakpastian dalam era 4.0," paparnya.

Dalam kegiatan yang digelar secara hybrid dihadiri  480 mahasiswa FEB Unisma angkatan 2021 secara luring dan 470 mahasiswa secara daring.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru