Pemkab Malang Usulkan Ribuan PTT Jadi PPPK

Aug 15, 2022 20:43
Kepala BKPSDM Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES)
Kepala BKPSDM Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tengah dalam proses mengusulkan ribuan pegawai kontraknya untuk dapat diakomodasi melalui jalur pegawai kontrak dengan perjanjian kerja (PPPK). Hal tersebut sebagai salah satu upaya yang ditempuh Pemkab Malang atas kebijakan Pemerintah terkait rencana penghapusan honorer.

"Itu adalah skenario yang akan kami bawa ke pemerintah pusat. Bahwa teman-teman PTT (pegawai tidak tetap) kasihlah prioritas untuk menjadi PPPK," ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah.

Berdasarkan data dari BKPSDM Kabupaten Malang, saat ini ada sebanyak 10.330 orang PTT yang ada di lingkungan Pemkab Malang. Namun menurut Nurman, jumlah tersebut cenderung bersifat dinamis. Karena setiap hari relatif ada perubahan.

"Itu dinamis angkanya, setiap hari ada yang resign, pensiun dan meninggal," kata Nurman.

Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 3.053 PTT yang diusulkan ke Kementerian Pendayagunan Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB) untuk dapat menjadi PPPK. Rinciannya, sebanyak 1.616 merupakan jabatan fungsional tenaga guru, 903 jabatan fungsional tenaga kesehatan (nakes) dan sebanyak 535 jabatan fungsional tenaga teknis.

"Itu rencana mau kita usulkan. Sekarang masih proses finalisasi. Ini sedang berproses di (pemerintah) pusat semua. Dan saya harap angka saya 3.053 itu disetujui," terang Nurman.

Secara umum, hingga saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) termasuk Pemkab Malang masih belum mendapat tentang petunjuk teknis (juknis) terkait rencana kebijakan penghapusan honorer dari Pemerintah Pusat. Untuk itu dirinya berharap, nantinya ada keputusan yang arif dan bijak terkait hal tersebut.

"Hingga saat ini kan masih belum ada keputusan atau petunjuknya. Makanya saya berharap tenaga PTT ini nantinya bisa mendapat perlakuan manusiawi, dengan keputusan yang arif dan bijak," pungkas Nurman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru