Gebyar Merah Putih, Pemkot Malang Pasang Ribuan Bendera

Aug 15, 2022 11:15
Wali Kota Malang Sutiaji (tengah) bersama para ASN Pemkot Malang ketika membawa bendera merah putih untuk segera dipasang di berbagai titik di Kota Malang, Senin (15/8/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES) 
Wali Kota Malang Sutiaji (tengah) bersama para ASN Pemkot Malang ketika membawa bendera merah putih untuk segera dipasang di berbagai titik di Kota Malang, Senin (15/8/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES) 

JATIMTIMES - Dalam rangka menyukseskan program pemasangan 10 juta bendera merah putih dari pemerintah pusat di momentum HUT RI Ke-77 tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah menginstruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memasang bendera merah putih di ratusan titik yang ada di Kota Malang. 

Hal itu disampaikan Wali Kota Malang Sutiaji didampingi Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko usai memimpin apel pagi dan gebyar pemasangan bendera merah putih di halaman Balaikota Malang, Senin (15/8/2022). 

"Kita mendukung sepenuhnya program dari pemerintah pusat (pemasangan) 10 juta bendera merah putih. Alhamdulillaah Jawa Timur saja kemarin sudah terdaftar 2.623.000 bendera," ungkap Sutiaji kepada JatimTIMES.com. 

Walikota

Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang ini menuturkan, dari jumlah total sementara di Jawa Timur yakni 2.623.000, Kota Malang telah bersumbangsih sebanyak 16.300 bendera merah putih yang itu jumlahnya akan terus bertambah. 

"Kemarin yang sudah terdata itu kan baru 16.300 an nanti terus bertambah. Karena saya masih minta ke kalangan pengusaha untuk menyumbangkan benderanya kepada kita semua, kepada warga masyarakat Kota Malang untuk dipasang," jelas Sutiaji. 

Tercatat, sebanyak 16.300 bendera merah putih yang telah terkumpul merupakan pengumpulan dari beberapa pihak. Di antaranya 6000 bendera dari Pemkot Malang, kemudian 6.500 bendera dari Corporate Social Responsibility (CSR) dua perusahaan, sisanya 3.800 bendera merah putih berasal dari para pengusaha di Kota Malang. 

Namun, untuk kegiatan seremonial gebyar pemasangan bendera merah putih di halaman Balaikota Malang, Senin (15/8/2022) disediakan sebanyak 2.000 bendera merah putih yang diserahkan kepada semua pejabat struktural di lingkungan Pemkot Malang. 

Penyerahan.

Untuk pemasangannya sendiri terdapat beberapa titik yang disasar. Di antaranya Alun-alun Tugu Malang, Sekeliling Balai Kota Malang, Taman Kertanegara, Taman Trunojoyo, Alun-alun Merdeka, Taman Idjen Boulevard dan Taman Jalan Dieng. 

Kemudian, Pintu masuk perbatasan Kota Malang, Patung Kendedes, Perbatasan di depan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Tlogomas, Pertigaan kacuk, SPBU-Gantangan burung Lowokdoro, Kawasan Arjowinangun, dan Taman Perempatan Pintu Tol. 

Selanjutnya di Rumah Dinas Wali Kota dan Wakil Walikota Malang, Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Malang, Taman Jalan kembar Soekarno Hatta sebelah selatan, Pertigaan Jalan Cokelat, Patung Pesawat Tempur, dan Patung Simpang Balapan. 

Kemudian di Patung depan SMPN 5 Malang, Taman Veteran samping Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Taman Adipura Semeru, Taman Bunderan Jalan Bandung, dan Taman Danau Toba Timur. 

Pihaknya menyebut, gerakan pemasangan 10 juta bendera merah putih akan terus digerakkan. Pasalnya, terdapat kekhawatiran dari pemerintah terkait lunturnya nilai-nilai juang 1945. 

Terlebih lagi, saat ini mengibarkan bendera merah putih sangatlah mudah ketimbang pada 77 tahun yang lalu. Di mana para pahlawan harus bertaruh nyawa demi mengibarkan bendera merah putih sebagai tanda merdekanya Indonesia dari tangan penjajah. 

"Karena harapannya kita mulai dari ASN, nanti ada gerakan dengan Forkopimda bersama-sama titiknya di mana, secara masif akan kita gerakkan lagi. Kami berharap terus menerus, sehingga nanti kan sampai tanggal 31 Agustus kan pengibaran benderanya," pungkas Sutiaji. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru