Bupati Sanusi Minta Satpol PP Lebih Intensif Lakukan Operasi Pekat

Aug 14, 2022 17:32
Bupati Malang, HM. Sanusi. (Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Bupati Malang, HM. Sanusi. (Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang untuk menekan munculnya penyakit masyarakat (pekat). Seperti prostitusi, peredaran minuman keras (miras) dan lainnya. 

Sanusi menilai bahwa hal tersebut masih banyak ditemui. Sehingga dirinya meminta agar Satpol PP Kabupaten Malang agar lebih mengintensifkan operasi pekat. Apalagi saat ini jabatan Kepala Satpol PP sudah terisi setelah beberapa waktu mengalami kekosongan. 

"Harus dilaksanakan dengan operasi pekat. Harus intens, kemarin kan masih Plt, sekarang sudah jadi Kepala Dinas, jadi sudah lebih punya kewenangan untuk melakukan penegakan hukum sesuai perda (peraturan daerah)," ujar Sanusi. 

Sebagai informasi, jabatan Kepala Satpol PP Kabupaten Malang saat ini telah dijabat oleh Firmando Hasiholan Matondang. Yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim). 

Selain itu, Sanusi juga berharap bahwa tindakan yang lebih intensif bisa dilakukan terhadap potensi pelanggaran perda yang lain. Salah satunya seperti reklame tak berizin alian reklame bodong. 

"Itu juga untuk reklame yang tidak sesuai aturan, masih banyak yang perlu ditertibkan. Agar intensif, bisa dibantu dengan TNI dan Polri. Dinas terkait agar minta bantuan Satpol PP," ujar Sanusi. 

Termasuk di antaranya adalah soal pengamanan aset-aset yang tercatat milik Kabupaten Malang. Hal tersebut juga menjadi salah satu prioritas yang harus dilakukan. Bahkan juga ada beberapa yang menjadi perhatian Divisi Korsupgah KPK. 

"Aset masih banyak (yang harus diamankan) dan jadi prioritas. Juga jadi perhatian Korsupgah KPK. Untuk itu penertiban aset, yang memang jadi kewenangan untuk pengosongan agar Satpol PP bisa bergerak sesuai dengan hukum yang berlaku," pungkas Sanusi. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru