LKMM FEB Unisma Kupas Kepemimpinan Transformasional dalam Konteks Rahmatan Lilalamin

Aug 13, 2022 11:25
LKMM FEB Unisma mengupas kepemimpinan transformasional dalam konteks rahmatan lilalamina pada kegiatan Leadership & Management Series (Ist)
LKMM FEB Unisma mengupas kepemimpinan transformasional dalam konteks rahmatan lilalamina pada kegiatan Leadership & Management Series (Ist)

JATIMTIMES - Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (LKMM FEB Unisma) mengupas kepemimpinan transformasional dalam konteks rahmatan lilalamina dalam Leadership & Management Series. Kegiatan yang bertema "Optimalisasi Karakter Kepimpinan Mahasiswa" ini, dilakukan secara Hybrid, (13/8/2022).

Wakil Ketua  BEM FEB Unisma, Mia Novitasari menyampaikan, bahwa untuk menjadi seorang pemimpin yang kuat adalah mereka yang tenang, inovatif, sabar, banyak akal dan harus memiliki semua kualitas baik yang dibutuhkan untuk menjalankan operasional sebuah perusahaan. 

1

"Beberapa orang memiliki jiwa pemimpin secara alami, sementara lainnya harus bekerja cukup keras untuk mencapainya," jelasnya.

Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE MSi mengungkapkan, LKMM FEB Unisma yang berlangsung hingga 20 hari ini, akan banyak mengupas materi leadership dan manajemen bagi mahasiswa  FEB Unisma dengan 12 narasumber. 

Rektor Unisma, Prof Dr Maskuri MSi, juga akan menjadi salah satu pemateri dan akan memberikan kiat bagaimana  menjadi pemimpin yang berintegritas, memiliki jiwa transformasional terhadap apa yang menjadi tujuan organisasi dan dibutuhkan menjadi seorang pemimpin di era globalisasi ini. 

3

Melihat hasil survei dari beberapa Lembaga kredibel, menunjukkan masalah etika dan moral menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. 

Di satu sisi, dari mana kepemimpinan itu dihasilkan ?, meninjau dari berbagai teori kepemimpinan menunjukkan bahwa, pemimpin bisa berasal dari faktor genetic, faktor pendidikan dan pelatihan untuk menjadi seorang pemimpin. "Faktor genetic yang kemudian ditempa melalui pendidikan dan pelatihan untuk menjadi seorang pemimpin," Tutur Diana 

Lebih lanjut Diana menjelaskan, menjadi pemimpin yang tangguh selain dari faktor keturunan, ada satu faktor yang dianggap menjadi faktor utama dalam proses perubahan itu, yakni faktor lingkungan yang mendukung. 

4

Di dalam materi Leadership & Manajemen Series ini, Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi mengupas materi "Kepemimpinan dan manajemen dalam perspektif ke-Unisma-an". 

Rektor yang juga Wakil Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) ini menyampaikan, bahwa seorang yang mampu dan bisa mengubah sudut pandang dan mengubah pandangan atau bahkan mempengaruhi lingkungan sekitarnya ke arah yang lebih baik, ia patut dianggap sebagai salah satu karakteristik pemimpin. 

Namun untuk menuju harapan tersebut, perlu mempersiapkan bekal serta kemampuan yang mendukung, seperti halnya terus mencoba serta belajar mengenai segala hal yang menyokong harapan tersebut. 

2

"Maka dari itu, apabila hal tersebut terus dipupuk dan ditekuni, maka akan lahirlah cita cita dan harapan dari apa yang kita inginkan selama ini," tuturnya.

Sementara itu, dalam Leadership & Management Series ke 3 ini, Dihadiri secara offline sekitar 20 mahasiswa dan  peserta secara online sekitar 600 mahasiswa. Dalam sela kegiatan, terdapat Penayangan Video kolaborasi tari dari UKM Unisma dan alumni FEB Unisma serta penayangan video LKMM Tahun 2019 yang mana LKMM terakhir yang dilakukan secara offline Di Dodikjur Rindam V Brawijaya sebelum adanya Pandemi Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru