Kunjungi Kabupaten Malang, Parlemen Nasional Timor Leste Kepincut One Village One Destination dan One Village One Product

Aug 02, 2022 18:57
Ketua Komisi D Parlemen Nasional Timor Leste Antoninho Bianco bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Sodiqul Amin.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Ketua Komisi D Parlemen Nasional Timor Leste Antoninho Bianco bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Sodiqul Amin.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang menerima kunjungan kerja (kunker) dari Parlemen Nasional Timor Leste, Selasa (2/8/2022). Dalam kunjungan tersebut, rombongan Parlemen Nasional Timor Leste  dipimpin oleh Ketua Komisi D Bidang Ekonomi dan Pembangunan Antoninho Bianco. 

Bianco mengatakan, dalam kunjungan yang pertama dilakukan ke DPRD Kabupaten Malang tersebut, dirinya mengaku bahwa ada beberapa hal menarik yang kemungkinan akan diterapkan setelah sampai di Timor Leste. Antara lain gagasan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, yakni one village one destination dan one village one product. 

"One village one destination dan one village one product adalah (gagasan) luar biasa. Itu  moto yang besar dengan hasil yang banyak. Akhirnya semua produk di sini bisa menarik perhatian. Pengunjung juga dari lokal dan luar negeri. Itu akan menjadi referensi bagi kami untuk dibawa pulang," ujar Bianco. 

Selain itu, hal yang juga cukup menarik parhatian Parlemen Nasional Timor Leste adalah berjalannya mekanisme penyerapan aspirasi masyarakat yang dinilai cukup berpengaruh pada pembangunan di Kabupaten Malang. Hal tersebut dinilai berdampak pada besar pendapatan daerah yang diperoleh Kabupaten Malang. 

Bianco menilai ada kerja sama yang cukup apik antara eksekutif dan legislatif di lingkungan Pemkab Malang. Terlebih hal tersebut juga bermuara pada berjalannya pembangunan di Kabupaten Malang di semua sektor. 

"Artinya (Pemkab Malang) dapat merangkum aspirasi rakyat dalam pembangunan di segala sektor. Dan terlebih Kabupaten Malang ini kabupaten yang dikenal sebagai kota pelajar dan turis. Ini adalah kerja sama yang bagus antara eksekutif dan legislatif, terutama dalam menjalankan peraturan daerah," ungkap Bianco. 

Dialog antara Parlemen Nasional Timor Leste dengan DPRD Kabupaten Malang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Sodiqul Amin mengatakan bahwa hal tersebut patut untuk dibanggakan. Pasalnya, Kabupaten Malang dipilih menjadi salah satu tujuan untuk rencana penerapan otonomi daerah di Timor Leste. 

Terlebih one village one destination dan one village one product yang rencananya akan dijadikan sebagai referensi bagi Parlemen Nasional Timor Leste untuk diusulkan dan diterapkan di Timor Leste. Untuk itu, dirinya berharap kerja sama yang dibangun saat ini bisa terjalin lebih erat.

"Kami wellcome prinsipnya. Termasuk one village on destination dan one village one product. Itu menjadi sebuah ikon yang Insya Allah dari Parlemen Nasional akan mengupayakan bisa dilakukan di Timor Leste," pungkas Amin. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru