Zona 3 Kayutangan Heritage Pakai Produk Klaseman, Angkat Ekonomi Lokal Kota Malang

Aug 02, 2022 17:46
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi saat ditemui di Mapolresta Malang Kota, Selasa (2/8/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi saat ditemui di Mapolresta Malang Kota, Selasa (2/8/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang terus melakukan penataan pedestrian atau jalur pejalan kaki di Jalan Basuki Rahmat atau lebih tepatnya di kawasan zona tiga Kayutangan Heritage.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPRPKP Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya telah melakukan peninjauan terkait penataan pedestrian zona tiga Kayutangan Heritage.

Dari hasil peninjauannya bersama tim lapangan, penataan pedestrian zona tiga Kayutangan Heritage hingga saat ini masih mencapai 19 persen. "Zona tiga berjalan. Tadi malam ngecor yang sisi selatan. Target selesai  November akhir. Sekarang 19 persen, kekurangannya masih banyak," ungkap Diah kepada JatimTIMES.com, Selasa (2/8/2022).

Perempuan berhijab yang saat ini juga menjabat sebagai asisten bidang perekonomian dan pembangunan sekretaris daerah Kota Malang itu menyampaikan, penataan pedestrian zona tiga Kayutangan Heritage tidak termasuk penataan penerangan jalan umum (PJU). Pasalnya penataan PJU tidak masuk dalam perencanaan awal.

"PJU nggak masuk dalam perencanaan. Zona tiga ya meneruskan zona dua saja. Cuma nanti tempat duduknya beda karena kita akan pakai (26 kursi sanitair) produk Klaseman. Itu untuk mengangkat ekonomi lokal," ujar Diah.

Zona tiga Kayutangan Heritage.

Selain itu, kawasan pedestrian zona tiga Kayutangan Heritage akan ditambahi 71 bollard berbentuk bola dan 64 bollard pada tiang di area penyeberangan. Hal ini merupakan dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui DPUPRPKP untuk mengembangkan produk-produk lokal Kota Malang.

Sementara itu, di sepanjang Jalan Basuki Rahmat atau kawasan Kayutangan Heritage, terdapat kabel-kabel yang membentang dari puluhan provider. Pemkot Malang pun berencana untuk memasukkan kabel-kabel tersebut ke dalam ducting bawah tanah.

"Kalau ducting sudah dipasang, kemarin malah sudah ada satu provider yang masuk (ducting) dari moratel. Target kabel-kabel bisa turun semua masih akhir tahun (2022) atau awal tahun (2023) nanti," jelas Diah.

Untuk diketahui, Pemkot Malang telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 5,8 miliar untuk penataan pedestrian zona tiga Kayutangan Heritage. Di dalamnya juga terdapat penyelesaian penataan batuan andesit di kawasan Tugu Chairil Anwar yang juga masuk dalam kawasan zona tiga Kayutangan Heritage.

Nantinya, batuan andesit di kawasan Tugu Chairil Anwar akan diangkat dan diperkuat di bagian bawahnya. Kemudian batuan andesit yang masih bagus akan digunakan kembali. Sedangkan batuan andesit yang tidak bagus akan diganti dengan yang baru.

"Jadi, nanti ada opnamenya di situ. Yang sudah nggak bagus akan kami ganti yang baru. Target selesai (penataan batuan andesit) di Tugu Chairil Anwar itu sama, bareng sama zona tiga. Insya Allah akhir November," pungkas Diah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru