Mahasiswi Kampus Negeri di Kota Malang Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Amankan Buku Harian

Jul 29, 2022 14:51
Tampak polisi dan TNI dibantu tim medis RJT melakukan evakuasi terhadap korban mahasiswi yang meninggal dunia di kamar kos, Kamis (28/7/2022). (Foto: Dok. Polsek Lowokwaru)
Tampak polisi dan TNI dibantu tim medis RJT melakukan evakuasi terhadap korban mahasiswi yang meninggal dunia di kamar kos, Kamis (28/7/2022). (Foto: Dok. Polsek Lowokwaru)

JATIMTIMES - Seorang mahasiswi bernama Farrah Aulia Laksono (20) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terlentang di kamar kosnya, Jalan Bunga Pinang Merah, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kapolsek Lowokwaru Kompol Suyoto menyebutkan, mahasiswi perguruan tinggi negeri (PTN) tersebut adalah warga Jalan Bendungan Bening Nomor 34 Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Korban ditemukan meninggal dunia pada Kamis (28/7/2022) sekitar pukul 17.30 WIB. Informasi awal meninggalnya korban berdasarkan keterangan saksi bernama Anindia (25) yang merupakan tetangga kos korban.

"Diawali kecurigaan tetangga kamar kos karena tidak melihat korban keluar kamar. Selanjutnya saksi mengetuk pintu sekitar pukul 12.00 WIB, tetapi korban tidak menjawab," ungkap Suyoto kepada JatimTIMES.com, Jumat (29/7/2022).

Kemudian saksi tersebut mencoba untuk mengetuk lagi pintu kamar kos korban sekitar pukul 17.30 WIB. Namun masih tidak ada jawaban dari korban. Lalu saksi berinisiatif membuka pintu kamar korban yang tidak terkunci.

"Saksi melihat korban dalam posisi terlentang di atas tempat tidur dalam keadaan meninggal dunia," terang Suyoto yang sebelumnya menjabat sebagai kapolsek Sukun ini.

Melihat kondisi korban yang telah meninggal dunia dalam keadaan terlentang ini, Anindia melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota. Selanjutnya anggota Polsek Lowokwaru mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Anggota Polsek Lowokwaru dibantu oleh tim relawan medis RJT melakukan evakuasi terhadap jenazah korban dan langsung dibawa menuju Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) Rumah Sakit Umum Daerah dr Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk dilakukan visum et repertum (VeR).

"Kami telah menghubungi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban. Pihak keluarga tidak menghendaki adanya autopsi sehingga jenazah langsung dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka," terang Suyoto.

Dalam proses evakuasi tersebut, polisi juga mengamankan beberapa barang-barang pribadi korban yang dibawa untuk barang bukti. Di antaranya buku harian dua buah, minuman sisa, handphone, obat-obatan dan tas kecil.

Polisi menduga, korban meninggal dunia dikarenakan sakit. Hal itu disebabkan di dalam kamar kos korban ditemukan obat-obatan medis yang terletak di tas kecil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru