Roy Suryo Resmi Tersangka Kasus Unggah Meme Stupa Mirip Presiden Jokowi

Jul 22, 2022 14:49
Roy Suryo Tersangka kasus Stupa Mirip Jokowi (Foto: IST)
Roy Suryo Tersangka kasus Stupa Mirip Jokowi (Foto: IST)

JATIMTIMES - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo kini resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus unggahan meme stupa Candi Borobudur. Pasalnya, Roy Suryo sempat mengunggah foto stupa yang diedit mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Status tersangka Roy Suryo ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan. Ia juga mengatakan bahwa Roy juga tengah diperiksa sebagai tersangka hari ini.

"Hari ini benar Roy Suryo diperiksa sebagai tersangka," kata Zulpan. 

Diketahui, sebelumnya Roy Suryo dilaporkan oleh 2 orang berbeda lantaran turut mengunggah meme stupa yang diedit mirip Jokowi di akun Twitternya.

Laporan pertama dibuatkan oleh perwakilan umat Budha bernama Kurniawan Santoso ke Polda Metro Jaya dan terdaftar dengan nomor LP/B/3042/VI/2022/SPKT/Polda Metro Jaya, tertanggal 20 Juni 2022.

Kemudian laporan kedua oleh Kevin Wu ke Bareskrim Polri, namun kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Laporan teregister dengan nomor LP/B/0293/VI/2022/SPKT/BARESKRIM tertanggal 20 Juni 2022.

Dalam 2 laporan itu, Roy dilaporkan terkait Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 156A KUHP.

Sementara, Roy melalui kuasa hukumnya juga membuat laporan polisi terkait unggahan itu. Ia melaporkan 3 akun media sosial yang diduga sebagai pengunggah pertama meme mirip Jokowi tersebut. 

Laporan Roy ini teregister dengan nomor LP/B/2970/VI/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA, tanggal 16 Juni 2022. Roy melaporkan Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45A ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Roy juga sempat 2 kali diperiksa sebagai saksi pelapor terkait laporan ini. Roy juga mengklaim telah menyerahkan identitas pengunggah pertama ke penyidik.

Roy Suryo mengunggah foto stupa mirip Jokowi di Twitternya

Sebelumnya, Roy mengunggah foto stupa mirip Jokwi itu di akun Twitter pribadinya @KRMRoySuryo2 pada 10 Juni 2022. Dalam unggahan tersebut, Roy mengunggah foto editan sebuah stupa berwajah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam keterangannya Roy memang mengatakan bahwa foto tersebut berasal dari warganet yang dianggapnya kreatif. Foto itu sendiri diunggah Roy untuk merespons wacana kenaikan tiket masuk ke Candi Borobudur yang belakangan ini menjadi polemik di tengah masyarakat.

"Mumpung akhir pekan, ringan2 saja Twit-nya. Sejalan dgn Protes Rencana Kenaikan Harga Tiket naik ke Candi Borobudur (dari 50rb) ke 750rb yg (sdh sewarasnya) DITUNDA itu," kata Roy dalam keterangannya.

Bahkan Roy tertawa melihat foto dari warganet tersebut.

"Banyak Kreativitas Netizen mengubah salah satu Stupa terbuka yg Ikonik di Borobudur itu, LUCU, he-3x AMBYAR," tambah Roy. 

Roy Suryo Minta Maaf

Setelah unggahannya viral Roy Suryo pun langsung meminta maaf kepada khalayak. 

"Saya kebetulan memang belum dapat nomor dari Wu (Kevin Wu). Kalau ada saya juga ingin menyampaikan klarifikasi dan sekaligus dengan rasa tanggung jawab saya yang besar dengan sepenuh hati yang paling dalam, saya minta maaf kepada semua umat Buddha atau masyarakat yang mungkin terkena imbasnya," kata Roy Suryo, Kamis (16/6/2022).

Roy Suryo juga mengaku ia tidak punya maksud atau niatan untuk melecehkan umat Buddha dengan postingan tersebut. Diketahui, Roy kini telah menghapus postingannya usai menyadari unggahannya menimbulkan polemik di masyarakat.

Lebih lanjut, Roy juga menuding ada buzzer yang mencoba menggiring opini seolah-olah dirinya lah yang mengedit meme stupa Candi Borobudur tersebut. Padahal, Roy menyebut mengunggah meme itu setelah di-mention sebuah akun.

"Jadi kenapa saya berkomentar, karena saya di-mention. Jadi bukan nggak alasan, karena saya di-mention saya jawab mention ini dengan menghaluskan, karena dia kritik dengan gambar. Saya kritik dengan kata-kata bukan dengan gambar bahwa 'kenaikan tarif Candi Borobudur pokoknya kita protes'," jelas Roy.

"Itu yang saya komentar, jadi saya komentar netizen yang lakukan rekayasa kalau saya sebut itu kreatifitas terhadap ini. Makanya saya katakan 'ambyar', kalau ada emoticon itu biasa saya lakukan emoticon biasa. Jadi saya lakukan itu semua tanggal 10 Juni mumpung ini weekend, 10 Juni itu Jumat," lanjut Roy. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru