Dikira Boneka, Ternyata Bayi Terapung di Sungai Lahor

Jul 20, 2022 19:27
Pihak kepolisian dibantu oleh petugas dari Palang Merah Indonesia dan relawan saat melakukan evakuasi terhadap jenazah anak balita yang tenggelam di Sungai Lahor, Kota Malang, Rabu (20/7/2022). (Foto: Dok. PMI Kota Malang)
Pihak kepolisian dibantu oleh petugas dari Palang Merah Indonesia dan relawan saat melakukan evakuasi terhadap jenazah anak balita yang tenggelam di Sungai Lahor, Kota Malang, Rabu (20/7/2022). (Foto: Dok. PMI Kota Malang)

JATIMTIMES - Peristiwa penemuan mayat anak berusia di bawah lima tahun (balita) kembali terjadi di Kota Malang. Kali ini warga Jalan Lahor, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang digegerkan dengan penemuan mayat balita perempuan tenggelam di Sungai Lahor, Rabu (20/7/2022). 

Saksi mata bernama Uzza Fantoni (49) warga Jalan Lesti Utara, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang menjelaskan kronologis kejadian penemuan mayat anak perempuan tersebut ketika dirinya hendak mancing di pinggiran Sungai Lahor.

"Saya itu pulang kerja terus kira-kira jam 16.15 WIB terus ngambil kail, terus berangkat mancing, (jam 16.30 WIB) baru mau lihat sungai itu udah kayak ada boneka tenggelam, tak kira itu boneka, ternyata manusia anak kecil," ungkap Fantoni. 

Ketika mengetahui bahwa yang dilihat merupakan mayat anak balita perempuan, Fantoni tidak berani menyentuh mayat tersebut. Namun, dirinya langsung memanggil warga di sekitar tempat kejadian yang juga merupakan juru kunci Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Lahor, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. 

"Saya nggak berani nyentuh, langsung spontan saja melapor ke juru kunci makam. Tak ajak turun ke bawah, sama dia mau diambil saya bilang nggak boleh. Jangan. Kita lapor aja ke RT, RW atau kepolisian," tutur Fantoni. 

Akhirnya, tidak lama kemudian, petugas kepolisian dan petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang dibantu oleh relawan melakukan evakuasi terhadap mayat anak balita perempuan tersebut. 

Toni menyebut ketika dievakuasi, mayat anak balita perempuan tersebut dalam kondisi terlentang dan tenggelam di Sungai Lahor.
"Posisinya kepala di barat, kakinya di timur tenggelam gitu. Airnya kan jernih, jadi kelihatan detail, kalau airnya butek ya nggak," ujar Fantoni. 

Lebih lanjut, berdasarkan informasi yang dihimpun JatimTIMES.com, anak balita perempuan bernama Mawar (bukan nama asli) berusia tiga tahun. 

Anak balita perempuan tersebut merupakan warga Jalan Hamid Rusdi, RT 06/RW 09, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Korban ditemukan tenggelam sekitar 25 meter dari kediamannya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru