2 Tahun Perluasan TPA Tlekung di Kota Batu Ngambang, Tunggu Persetujuan Gubernur

Jul 20, 2022 19:17
Pintu masuk TPA Tlekung. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Pintu masuk TPA Tlekung. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Sejak tahun 2020 silam Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu berencana memperluas lahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. Sayangnya keinginan itu hingga kini masih belum terwujud.

Keinginan memperluas lahan itu lantaran volume sampah yang masuk di TPA setiap harinya mencapai 100-110 ton. Volume itu bertambah saat masa liburan, volume sampah bisa mencapai 158 ton per hari.

Kepala DLH Kota Batu Aries Setiawan mengatakan, dengan perluasan lahan agar pengelolaan sampah bisa menerapkan sistem sanitary landfill. “Untuk saat ini kami masih menunggu persetujuan dari Gubernur Jatim terkait dengan perluasan lahan TPA Tlekung,” ungkap Aries.

Karena itu DLH Kota Batu mengajukan perluasan 4,2 hektare. Namun yang mendapatkan persetujuan seluas 3,59 hektare. “Dari lahan 3,59 hektare akan digunakan untuk penempatan sel seluas 1,8 hektare,” imbuh Aries, Rabu (20/7/2022).

Sedangkan saat ini luas TPA Tlekung mencapai 5,1 hektare. Sekitar 1 hektare dimanfaatkan untuk sel sampah yang terbagi dua. Yakni sel sampah pasif berkisar 30 persen dan sel sampah aktif berkisar 70 persen dari luas sekitar 1 hektare.

Dengan perluasan itu rencana DLH Kota Batu bakal membuka wisata edukasi di TPA Tlekung. Melihat sana sudah banyak fasilitas yang dapat memberikan edukasi.

Seperti mesin pyrolisis, pengelolaan sampah menggunakan sistem Pesat (Pengelolaan Sampah Terpadu), memanfaatkan larva dari black soldier fly atau maggot, untuk mengurai sampah organik dan sebagainya.

Dengan hadirnya mesin pirolisis di mana setiap harinya mampu mengurangi sampah hingga 50 ton hingga 80 ton per hari. Apalagi DLH Kota Batu berupaya untuk bisa Zero Waste.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru