Ratusan Atlet Difabel Ikut Ajang Malang Paragame Cabor Atletik

Jul 17, 2022 17:23
Beberapa atlet difabel yang mengikuti ajang Malang Paragame (foto: istimewa)
Beberapa atlet difabel yang mengikuti ajang Malang Paragame (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Malang Paragame Eksebisi Cabang Olahraga Atletik digelar di Stadion luar Kanjuruhan Malang, Minggu (17/7/2022). Gelaran Olahraga khusus untuk atlet difabel ini diikuti kurang lebih 102 atlet difabel dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Malang.

Gelaran Olahraga Paragame Eksebisi ini digelar oleh Nasional Paralympic Commite Indonesia (NPCI) Kabupaten Malang.

Pada ajang ini ada 4 nomor atletik yang dipertandingkan yakni lari, lempar lembing, tolak peluru dan lempar jauh. Untuk nomor lari hanya ada dua nomor yang diikuti oleh para peserta yakni nomor 50 meter dan 100 meter.

Tak hanya atletik, NPCI Kabupaten Malang juga mengadakan Paragame Eksebisi untuk cabang olahraga renang yang diadakan di Bonderland Pakisaji Kabupaten Malang.

Ketua NPCI Kabupaten Malang, Yulian Agung Efrata mengatakan bahwa gelaran ini terbuka untuk seluruh atlet difable yang ada di Malang Raya. Namun, untuk saat ini mayoritas peserta lebih dominan dari Kabupaten Malang.

“Yang ikut dalam Paragame Eksebisi ini memang kami khususkan untuk peserta dari Kabupaten Malang, namun kami juga terbuka untuk atlet dari beberapa daerah di Malang Kota maupun dari Kota Batu,” ungkap Yulian Agung.

Disinggung mengenai target pada ajang ini, Yulian mengaku bahwa ingin mengumpulkan para atlet difabel yang ada di Malang Raya. Selain itu, juga agar masyarakat tahu ada ajang olahraga khusus untuk penyandang disabilitas.

“Target kami yang pertama adalah untuk berkumpul bersama teman-teman, sekaligus mengenalkan kepada masyarakat,” kata Yulian Agung.

Ajang paragame sendiri juga digunakan sebagai persiapan untuk para atlet difabel yang akan mengikuti kejuaraan. Juga untuk mengembangkan potensi atlet difabel.

“Untuk prestasi, kami memang menargetkan sekaligus mengembangkan bakat dan minat teman-teman difabel untuk bisa turun di beberapa ajang tingkat kota, provinsi dan nasional,” kata Yulian Agung.

Terdekat, NPCI Kabupaten Malang akan menyiapkan atlet untuk turun di Peparda tingkat pelajar. Rencananya akan berlangsung di Sidoarjo pada November mendatang.

Sementara itu, salah satu atlet difabel yang turun di nomor tolak peluru Eko Septian mengatakan dirinya sangat antusias mengikuti ajang ini. Karena baginya hal ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti ajang olahraga.

“Sangat senang, meski belum pernah ikut. Saya bahkan tidak ada persiapan sebelum turun di lomba ini,” kata atlet asal SLB Lawang ini.

Sebelumnya atlet yang gemar bermain game Mobile Legends ini pernah ikut kejuaraan di tingkat Kota Malang di cabang olahraga basket. “Saya pernah ikut kejuaraan tingkat Kota Malang yakni di bola basket,” tambah Eko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru