Hotline Pengaduan Dibuka, Korban Dugaan Kasus Eksploitasi Ekonomi Anak di SPI Kota Batu Terus Bertambah

Jul 15, 2022 16:23
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Polda Jatim memberikan layanan hotline pengaduan bagi masyarakat yang merasa dirugikan dalam kasus dugaan eksploitasi ekonomi anak yang menjerat pemilik sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu. Dengan dibukanya layanan ini selama beberapa hari sudah ada masyarakat yang melaporkan kejadian tersebut.

Saat dilimpahkannya kasus ini dari Polda Bali ke Polda Jatim ada 6 orang yang melaporkan. Seiring dengan dibukanya hotline ini satu persatu korban eksploitasi ekonomi terhadap siswa SPI Kota Batu yang terjadi pada 2009 silam, mulai memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Hingga Kamis (14/7/2022) sudah ada 8 orang yang melaporkan terkait dugaan kasus ekploitasi ekonomi terhadap anak,” ungkap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto.

Adanya laporan tersebut hingga saat ini korban berjumlah 14 orang. Dirmanto merinci pada 12 Juli 2022 jumlah pengadu terkait kasus ini, 5 orang. Kemudian, 13 Juli 2022 ada pengaduan 2 orang.

“Untuk Kamis, 14 Juli 2022 ada 1 orang yang melaporkan ke hotline kami,” imbuh Dirmanto. 

Dari laporan yang diterima melalui hotline ini ada berbagai macam pekerjaan yang diadukan oleh korban. “Seperti pada tanggal 12 Juli di hotline kami ada 5 orang, saya sebutkan di sini. Pertama, saudari EE alumni SPI angkatan 7. Sesuai keterangan yang bersangkutan disuruh membersihkan sungai, mengangkut batu, pasir dan mencangkul di sawah, serta menjadi sales competition,” tambah Dirmanto.

Lalu ada juga korban inisial STHN alumni angkatan 11. Bentuk eksploitasinya adalah mengelola kampung kids sebagai tour guide. Kemudian menyediakan sarana dan prasarana untuk makan-makan apabila ada tamu di sana. Selanjutnya inisial KTU angkatan 9 dan IA seorang perempuan, namun IA tidak sampai lulus.

“Bentuk eksploitasinya adalah membangun kampung kids. 14 orang tersebut seluruhnya alumni SPI Kota Batu,” terang Dirmanto . 

Bagi yang dirugikan terkait kasus ini Polda Jatim dan Polres Batu masih akan tetap membuka hotline pengaduan masyarakat. Untuk Polda Jatim bisa menghubungi nomor Hotline 0895343777548. Untuk korban di wilayah Kota Batu bisa menghubungi nomer Hotline Satreskrim Polres Batu di nomor 082328031328.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru