Perang Urat Saraf Dua Juru Taktik di Piala Presiden 2022, Siapa Paling Cerdik?

Jul 15, 2022 15:23
Pertandingan antara Arema FC melawan Borneo FC (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Pertandingan antara Arema FC melawan Borneo FC (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Perang urat syaraf mulai terjadi usai Arema FC memenangkan pertandingan leg pertama final Piala Presiden 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kamis (14/7/2022) malam kemarin. Kedua pelatih mengklaim memiliki peluang banyak dan mampu menjadi jawara turnamen pramusim ini.

Arema FC menang dengan skor 1-0 berkat gol dari Abel Camara pada menit ke 15 setelah memanfaatkan umpan silang lambung Gian Zola. Pemain asal Guinea-Bissau itu mampu menanduk keras bola meski dijaga ketat pemain lawan.

Borneo FC pun sebenarnya bukan tanpa peluang, beberapa kali gawang kiper Arema FC Adilson Maringa terancam oleh peluang yang diciptakan barisan lini depan Pesut Etam (julukan Borneo FC).

Usai pertandingan, pelatih Borneo FC Milomir Seslija mengklaim timnya memiliki banyak sekali peluang pada pertandingan yang memiliki gengsi tinggi itu. Bahkan, sebenarnya lawannya yakni Arema FC diklaim Milo (sapaan Milomir Seslija) juga hanya memiliki sedikit peluang namun bisa memanfaatkan kelengahan pemainnya.

“Mereka memanfaatkan kelengahan pemain kami. Tapi dalam sepak bola harus ada yang menang. Kami akan coba di leg kedua nanti untuk raih kemenangan,” kata Milomir Seslija.

“Arema hanya cetak gol itu, tapi kami bisa ciptakan dua tiga peluang,” imbuh Milo.

Bahkan, Milo menilai Arema FC cukup nervous saat menghadapi timnya. Hasilnya, mereka harus bermain spartan cukup keras pada pertandingan tersebut.

“Saya tidak tahu kenapa Arema bermain bertahan tadi. Kami juga bermain dengan dilihat 40 ribu penonton, tapi kami serasa ditekan 100 ribu penonton,” ungkap Milo.

Sementara itu, pelatih Arema FC Eduardo Almeida mengakui laga semalam memang sulit. Namun ia juga mengklaim bahwa Borneo FC justru tak memiliki peluang yang berarti pada pertandingan tersebut.

“Siapa yang menciptakan peluang lebih banyak? Jika bagi dia kami nervous ya mungkin itu bagi dia. Kita akan pergi ke sana dengan keyakinan meraih kemenangan,” kata Eduardo.

Pelatih berkebangsaan Portugal itu juga menanggapi komentar Milomir Seslija yang mengatakan bahwa Arema FC bermain bertahan saat leg pertama final Piala Presiden 2022. Bagi Eduardo, justru di leg kedua nanti, timnya jika memang diperlukan bukan hanya memasang strategi parkir bus, tapi bahkan parkir pesawat

“Kalau menang perlu (strategi) parkir pesawat, kami akan parkir pesawat (saat leg kedua final Piala Presiden 2022),” tegas Eduardo. 

Sebagai informasi, leg kedua final Piala Presiden 2022 akan digelar Minggu (17/7/2022) di Stadion Segiri, Samarinda. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru