Pemilik SPI Kota Batu Ditahan, Korban Dugaan Pelecehan Seksual Merasa Lebih Aman

Jul 13, 2022 12:46
Cuplikan korban saat diundang di Popcast Deddy Corbuzier. (Foto: youtube Deddy Corbuzier)
Cuplikan korban saat diundang di Popcast Deddy Corbuzier. (Foto: youtube Deddy Corbuzier)

JATIMTIMES - Para korban dugaan pelecehan seksual terdakwa Julianto Eka Putra (JEP), yang juga pemilik Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, kini cukup merasa lega. Pasalnya, Julianto ditahan di Lapas Malang selama 30 hari setelah berstatus terdakwa dan telah menjalani 19 kali persidangan.

Penahanan Julianto membuat “luka” para korban sedikit terobati. “Pelaku sudah ditahan. Dan itu sesuatu yang berarti dari kami. Sejak pelaku ditahan, kami merasa aman,” ungkap korban berinisial J saat mendatangi Kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) di Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (12/7/2022).

“Ketakutan yang sangat nyata saat JEP belum ditahan karena kami mengalami beberapa ancaman, terhadap kami sebagai saksi dan korban. Dan itu sangat memengaruhi psikologi sehingga untuk bersaksi di persidangan. Kami sangat takut," sambung J.

Dengan ditahannya Julianto, J juga  merasa adik-adiknya yang berada di SPI Kota Batu bisa lebih aman menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Setidaknya para siswa sedikit terhindar dari rasa ketakutan yang selama ini menghantui.

J berharap, kasus kekerasan seksual yang dilakukan Julianto bisa menjadi titik terang untuk kasus-kasus yang lain. Terbaru, Julianto juga dilaporkan ke Polda Jatim atas dugaan eksploitasi ekonomi karena dianggap tidak pernah menggaji selama mempekerjakan siswa-siswa SPI.

Sementara itu, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Ariest Merdeka Sirait -yang telah mendampingi korban kasus ini sejak 29 Mei 2021 lalu- mengapresiasi penahanan Julianto. Penahanan itu menjadi kado bagi anak Indonesia dalam memperingati Hari Anak Nasional. “Ini hadiah untuk anak Indonesia dalam rangka memperingat Hari Anak Nasional pada 23 Juli,” tambah Arist.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru