DPUPRPKP Optimalkan Normalisasi Drainase dengan Alat Berat, 7 Titik Telah Dinormalisasi

Jul 13, 2022 12:29
Plt Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Diah Ayu Kusumadewi(rompi kuning) tengah melakukan pemantauan normalisasi bersama Wakil Walikota Malang, Sofyan Edy Jarwoko (mengoperasikan excavator)(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Plt Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Diah Ayu Kusumadewi(rompi kuning) tengah melakukan pemantauan normalisasi bersama Wakil Walikota Malang, Sofyan Edy Jarwoko (mengoperasikan excavator)(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang gencar melakukan normalisasi saluran drainase. Saat ini, tujuh titik saluran drainase sudah dilakukan normalisasi. Upaya normalisasi kian optimal dengan menerjunkan alat berat  excavator. 

Plt Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Ir Diah Kusumadewi menjelaskan, beberapa titik yang telah dilakukan normalisasi yakni berada di kawasan Dieng, Kemirahan, Bajang Ratu, kawasan Jalan S Parman, Kawasan Bukirsari, dan kawasan Sungai Mantren RW 13 Kelurahan Bandungrejosari, Sukun, Kota Malang.

1

"Di sana dilakukan normalisasi dengan mengeruk sendimen. Sehingga saluran lebih bersih, daya tampung (air) kembali normal," jelasnya, (13/7/2022) ditemui di kawasan Bandungrejosari.

Sendimen berasal dari material-material yang terbawa air, termasuk juga sampah-sampah, yang kemudian mengendap mempersempit dan memperdangkal saluran. Daya tampung saluran yang sebelumnya cukup, menjadi lebih sempit akibat sendimen. Akibatnya, ketika hujan deras terjadi, air meluap karena saluran tak mampu menampung volume.

"Pengerukan sendimen ini kurang lebih ya sekitar 50 cm," tuturnya.

Lebih lanjut Diah sapaan akrabnya menyampaikan, kegiatan normalisasi ini tentunya akan terus dilanjutkan. Sebab, upaya ini sangat efektif untuk mencegah terjadinya genangan banjir. Dalam waktu dekat, DPUPRPKP bakal melakukan normalisasi di kawasan Kedungkandang.

2

Personel yang diterjunkan, tentunya dari Satgas DPUPRPKP Kota Malang yang berjumlah 12 orang. Selain itu, nantinya juga akan dibantu dengan personil satgas dari kecamatan maupun operator dari UPT Laboratorium untuk menerjunkan alat berat. 

"Dalam waktu dekat dikawasan Puri Cempaka Putih, belakang RST dan lokasi-lokasi lain, kita akan gencar melakukan normalisasi,"pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru