Julianto Eka Putra Ditahan Kasus Kekerasan Seksual, Pelajar dan Alumni SPI Kota Batu Keluarkan Petisi Pembebasan

Jul 13, 2022 12:13
Petisi pelajar dan alumni SPI Kota Batu. (Foto: istimewa)
Petisi pelajar dan alumni SPI Kota Batu. (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - Julianto Eka Putra (JEP) pemilik sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu resmi ditahan di Lapas Klas I Malang, Senin (11/7/2022) sebagai tersangka dugaan kasus kekerasan seksual. Pelajar dan alumni SPI Kota Batu keluarkan petisi berisi desakan agar JEP dibebaskan.

Petisi itu bertuliskan beberapa hastag (#), #Save SPI, kemudian #Bebaskan Ko Jul, #SPI Baik-baik Saja, #KitaBersamaKoJul. Hal tersebut dibuat oleh para siswa, mahasiswa dan alumni SPI Kota Batu.

Selain itu mereka juga membubuhkan tanda tangan untuk menguatkan petisi tersebut dalam sebuah kain berwarna putih yang panjang. Kuasa hukum JEP, Jeffry Simatupang mengatakan, petisi itu dibuat murni dari siswa-sisiwi dan alumnis SPI Kota Batu.

“Dan itu keinginan atau dorongan dari mereka sendiri. Tujuan mereka adalah mereka tersentuh dengan pemberitaan di luar memojokkan ko jul (JEP) dan SPI Kota Batu,” ungkap Jeffry.

Dengan adanya hal tersebut, pelajar dan alumni SPI Kota Batu ingin bangkit bersama menunjukkan kondisi mereka baik-baik saja. Sehingga dengan petisi tersebut agar JEP bisa dibebaskan juga menyelamatkan sekolah SPI Kota Batu.

“Memberikan petisi itu untuk meminta membebaskan dan menyelamatkan sekolah SPI Kota Batu,” terang Jeffry.

Jeffy menambahkan, jika sesuai dengan fakta dibuatnya petisi itu untuk menunjukkan tidak pernah terjadi adanya kekerasan seksual. “Mereka ingin menunjukkan kalau di SPI Kota Batu tidak pernah ada pelecahan seksual,” imbuh Jeffry.

Sementara itu, di tengah mendekamnya JEP di Lapas kelas I  Malang, kini kasus baru tengah dilanda JEP namun dengan kasus yang berbeda. Yakni eksploitasi ekonomi anak. Dugaan kasus tersebut merupakan limpahan kasus baru pemilik dari Polda Bali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru