Bangku Wisatawan di Kayutangan Heritage Hilang, Ini Kata DLH Kota Malang

Jul 07, 2022 19:15
Salah satu wisatawan di Kayutangan Heritage saat melihat satu bangku yang hilang (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Salah satu wisatawan di Kayutangan Heritage saat melihat satu bangku yang hilang (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Beberapa bangku taman yang digunakan wisatawan menikmati suasana Kayutangan Heritage hilang. Bahkan, beberapa pengunci bangku tanam tersebut juga telah hilang.

Kepala DLH Kota Malang Wahyu Setianto membenarkan peristiwa bangku tersebut memang hilang diambil orang tak bertanggungjawab. Namun pihaknya tidak mengetahui persis kapan bangku tersebut hilang.

Dijelaskan Wahyu, pemasangan kursi tanam yang ada di kawasan Kayutangan Heritage itu memang menggunakan metode sekrup. Tapi Wahyu menuturkan bahwa proyek pengerjaan itu dari PUPR Provinsi Jawa Timur.

Sebelumnya, Wahyu sempat khawatir jika bangku tersebut hanya menggunakan metode sekrup, karena akan mudah dilepas. Dan saat ini pun, beberapa bangku di sejumlah titik juga hilang diambil orang.

“Saya amati kursi itu memang sekrupan, jadi gampang dilepas orang. Beda dengan yang di Jalan Ijen. Awalnya saya percaya, masak sih hilang kan tempat ramai. Tapi ternyata hilang juga,” ungkap Wahyu, Kamis (7/7/2022).

Wahyu pun mengaku sebenarnya sudah ada petugas DLH Kota Malang yang ditugaskan untuk keliling dan melakukan pengawasan. Ia mengaku petugas tersebut bertugas sejak pukul 07.00 WIB hingga 23.00 WIB.

“Tapi kok kecolongan juga. Kami akan lebih intensif lagi melakukan pengawasan. Tapi kita tidak bisa 24 jam, karena tugas kami banyak,” kata Wahyu.

Disinggung mengenai pengganti bangku yang hilang itu, Wahyu menjelaskan bahwa tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat. Sebab, pihaknya perlu melakukan pengadaan untuk diusulkan pada PAK 2022 sekitar Agustus. Tapi, nantinya usulan DLH tak hanya untuk mengganti bangku yang hilang tersebut, juga untuk melakukan perawatan dan penggantian bangku yang sudah tak layak.

“Kami akan inventaris, akan kami usulkan di P-APBD 2022. Kalau sekarang kita tidak ada anggaran. Seandainya ada stok, ya kami akan langsung ganti,” ungkap Wahyu.

Seperti diketahui di lapangan, bangku yang hilang antara lain di dekat kafe Lafayette dan beberapa yang lain terdapat di sekitar jembatan penyeberangan di kawasan Kayutangan Heritage.

Salah satu pemilik warung di Kayutangan Heritage, Junaedi mengatakan bahwa hilangnya bangku tersebut diketahuinya sejak seminggu yang lalu. Saat ia akan membuka warung siang hari, bangku yang dekat dengan warungnya itu tiba-tiba berkurang 1.

“Gak sadar sebenarnya, tapi waktu buka warung, kok bangku yang biasanya 4 lalu tinggal 3. Tidak tahu juga siapa yang ambil,” kata Junaedi kepada JatimTIMES.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru