Dihadiri Bupati Sanusi, Forum Kiai Muda Singgung Batasan Umur Daftar Haji

Jul 06, 2022 19:23
Bupati Malang HM. Sanusi ketika memberikan pengarahan pada acara kajian fikih tentang haji didampingi Ketua Forum Kiai Muda (FKM) Kabupaten Malang Ahmad Zaki Fadlur Rahman (dua dari kanan) bersama jajarannya, Senin (4/7/2022). (Foto: Dok. FKM Kabupaten Malang)
Bupati Malang HM. Sanusi ketika memberikan pengarahan pada acara kajian fikih tentang haji didampingi Ketua Forum Kiai Muda (FKM) Kabupaten Malang Ahmad Zaki Fadlur Rahman (dua dari kanan) bersama jajarannya, Senin (4/7/2022). (Foto: Dok. FKM Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Forum Kiai Muda (FKM) Kabupaten Malang kembali menggelar kegiatan kajian rutin setiap satu bulan sekali. Kali ini mengambil tema utama Fikih Haji di Hotel Grand Miami Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu 6 Juli 2022. 

Gelaran kajian rutin tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Malang HM. Sanusi, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) dari Fraksi PDI Perjuangan Gunawan, Ketua FKM Kabupaten Malang Gus Ahmad Zaki Fadlur Rahman.

 Juga forum koordinasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) lainnya serta puluhan pengasuh muda pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Malang. Di antaranya, Gus Silvina dari Ponpes Miftahul Jannah Pakisaji, Gus Abdullah Mahrus dari Ponpes Miftahul Huda Kepanjen, Gus Maftuh Alifi dari Ponpes Miftahul Huda Kepanjen, Gus Ahmad Baidlowi Ponpes Darul Falah, Gus Arif dari Ponpes Fathul Ulum.

Untuk diketahui, FKM Kabupaten Malang ini didirikan pada tahun 2019 dalam rangka membangun komunikasi dan silaturahmi antar-kiai-kiai muda di Kabupaten Malang yang kebanyakan adalah putra-putra kiai pengasuh pondok pesantren.

Ketua FKM Kabupaten Malang Gus Ahmad Zaki Fadlur Rahman yang juga pengasuh Ponpes Nurul Ihsan Bululawang mengatakan, FKM Kabupaten Malang berusaha tetap konsisten setiap bulan mengadakan kegiatan rutin membahas tentang fikih tematik. 

Dalam fikih tematik ini, FKM Kabupaten Malang juga menghadirkan jajaran stakeholder pengambil kebijakan di Kabupaten Malang. Hal ini menjadi ajang diskusi antara kiai dengan pemegang kebijakan. 

"Ke depan Forum Kiai Muda ini akan menjadi media diskusi antara santri, guru, dan kiai dengan pemangku kebijakan di Kabupaten Malang sehingga apa yang menjadi program strategis daerah Kabupaten Malang tetap dalam koridor syariat islam," ungkap Zaki dalam keterangan yang diterima JatimTIMES.com. 

Sanusi.

Pihaknya menjelaskan, pembahasan kajian fikih tentang haji ini dimulai dari sumber hukum nas Al-Qur'an dan hadis hingga persoalan khilafiyah di antara ulama mahzab terkait dengan batasan seorang muslim wajib daftar haji. 

"Forum ini juga membahas persoalan kontekstual terkait dengan penyelenggaraan haji di Indonesia yang daftar antreannya bisa mencapai 35 tahun," ujar Zaki.  

Menurut Zaki, dengan adanya fakta itu, dalam forum ini disepakati bahwa batas akhir penundaan mendaftar haji seorang muslim yang sudah "istithoah" atau mampu dalam ibadah haji adalah maksimal 60 tahun. 

"Karena pada dasarnya kewajiban haji adalah wajib ‘ala tarakhi (kewajiban yang bisa diakhirkan). Meskipun begitu, tetap disunahkan untuk menyegerakan daftar haji mengingat panjangnya daftar antrean haji," ungkap Zaki. 

Sementara itu, Bupati Malang HM Sanusi dalam pengarahannya berharap bahwa hasil dari kajian rutin bulanan terkait fikih haji ini dapat memiliki nilai manfaat bersama. Pihaknya pun mendorong agar kegiatan kajian rutin ini dapat terus berlangsung. 

"Para kiai muda harus bisa berpikir tentang apa yang bisa menjadi sebuah kebermanfaatan bersama. Harus kita dahulukan prinsip sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lain," pungkas Sanusi. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru