Pastikan Covid-19 Tak Lagi Meluas, Dinkes Kabupaten Malang Terus Genjot Vaksinasi

Jul 06, 2022 18:41
Bupati Malang HM. Sanusi saat memantau kegiatan vaksinasi beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa).
Bupati Malang HM. Sanusi saat memantau kegiatan vaksinasi beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) hingga saat ini masih terus melakukan upaya antisipasi terhadap penyebaran Covid-19. Hal tersebut tentunya agar Covid-19 tidak lagi meluas, meskipun saat ini, jumlah kasus terhadap virus ini juga terus melandai.

Hal tersebut ditegaskan oleh Plt Kepala Dinkes Kabupaten Malang, Mursyidah. Dirinya menyebut, selain tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan memperhatikan protokol kesehatan (prokes), pihaknya juga terus menggenjot capaian vaksinasi.

"Kemarin itu sudah kita laporkan dengan camat, kepala desa, polsek, sudah semua selalu memantau dan juga tetap melakukan percepatan vaksinasi. Terus melakukan upaya untuk mencegah kenaikan covid-19. Insya Allah di Kabupaten Malang terkendali," ujar Mursyidah, Rabu (6/7/2022).

Salah satu kegiatan vaksinasi yang digelar di Kecamatan Singosari.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

Berdasarkan data dari Dinkes Kabupaten Malang, saat ini kasus aktif Covid-19 hanya tinggal 8 kasus. Di sisi lain dirinya juga memastikan bahwa hingga saat ini hal tersebut juga terus diikuti meningkatnya jumlah kesembuhan. Dimana dari 8 kasus aktif tersebut, tercatat ada 5 pasien yang dinyatakan sembuh per Selasa (5/7/2022) lalu.

Sementara itu, untuk vaksinasi di Kabupaten Malang hingga saat ini sudah mencapai sebesar 87,90 persen atau sebanyak 1.614.218 yang sudah dilakukan vaksinasi hingga dosis kedua. Jumlah tersebut dari target sebanyak 2.078.406 jiwa yang menjadi sasaran vaksinasi. Sedangkan untuk jumlah yang sudah divaksin hingga dosis ketiga atau dosis booster, sebanyak 293.409.

Salah satu kegiatan vaksinasi yang digelar di Kecamatan Singosari.(Foto:Riski Wijaya/MalangTIMES)

Untuk itu, pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat untuk bisa segera melakukan vaksinasi bagi yang belum. Sebab menurutnya, hal tersebut juga mengingat peran vaksin yang cukup vital untuk mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas.

"Upaya vaksinasi masih terus digenjot, kan kita juga masih terus melakukan percepatan. Vaksin ini kan untuk imunnnya agar lebih kuat. Agar masyarakat bisa lebih sadar bahwa efek samping vaksin hampir tidak ada. Apalagi sekarang, masyarakat juga sudah lebih baik, usahanya sudah berjalan, dan vaksin ini lebih untuk meningkatkan imun diri kita. Agar kalau ada serangan, bisa lebih terkendali," terang Mursyidah.

Apalagi saat ini telah dikabarkan ada Covid varian Omicron yang baru. Dari informasi yang ia himpun, meskipun efeknya terbilang tidak separah varian sebelumnya, ia berharap kondusifitas yang saat ini sudah ada, tetap terjaga. Pihaknya juga meminta agar setiap Pemerintah Desa (Pemdes) se Kabupaten Malang untuk turut mendukung percepatan vaksinasi.

Kegiatan vaksinasi yang digelar di Kecamatan Tajinan.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

"Kalau dari (pemerintah) pusat katanya sampai pertengahan Juli. Mudah-mudahan an tidak ada, dan alhamdulillah kesembuhannya juga naik. Insya Alloh semua sudah kita siapkan. Pendataan juga sudah kita lakukan hingga tiap RT. Kapan hari kita sudah rapat, bahwa di kepala desa, harus digerakkan sampai ke tingkat rt. Siapa yang sudah (vaksin) dan siapa yang belum. Dan by name by address," pungkas Mursyidah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru