Modus Bisa Gandakan Uang, Haji Asal Lumajang Dibekuk Polisi Jember

Jul 06, 2022 11:18
Pelaku saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Semboro (foto : istimewa / Jember TIMES)
Pelaku saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Semboro (foto : istimewa / Jember TIMES)

JATIMTIMES - Ulah tipu daya dukun palsu H Moch Shodiq alias abah Mohamad (57) pria kelahiran Lumajang yang tinggal di Dusun Beteng, Desa Sidomekar, Semboro, Jember, Rabu (6/7/2022) berujung penangkapan oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Semboro. Hal ini, setelah  dukun palsu tersebut berhasil mengelabui korbannya dengan mengiming-imingi uang gaib hanya dengan menumbalkan seekor burung gagak.

Aksi tipu daya yang dilakukan pelaku ini terbongkar setelah Nanang Santoso warga asal Tandes Surabaya tertipu dan mengalami kerugian mencapai Rp 26 juta yang sudah disetorkan kepada pelaku.

Kepada polisi, korban menyatakan, jika awal dirinya kenal dengan pelaku dikenalkan oleh seseorang asal Jember. Di mana, saat itu temannya mengatakan kepada korban kalau pelaku bisa mendatangkan uang secara gaib dan menggandakannya.

"Awalnya saya dikenalkan oleh teman saya yang dari Jember kepada pelaku, jika pelaku bisa menggandakan uang. Akhirnya saya datangi rumahnya, awal bertemu saya cuma disuruh menyiapkan uang pecahan Rp 100 ribu 3 lembar. Kemudian oleh pelaku uang tersebut dimasukkan ke dalam kaleng biskuit," ujar Nanang di hadapan penyidik.

Kemudian kaleng biskuit berisi uang tiga lembar tersebut disuruh membawa pulang, Jika persyaratan sudah terpenuhi, uang bisa digunakan untuk belanja dan dijamin akan kembali lagi uangnya.

"Saat saya sampai rumah, saya minta menyiapkan persyaratan, diantaranya membeli burung gagak dan beberapa persyaratan lainnya. Yang membeli adalah pelaku, sehingga pihaknya disuruh mentransfer sejumlah uang untuk melengkapi persyaratan tersebut.

"Saya sudah transfer uang ke pelaku sebanyak 5 kali untuk melengkapi persyaratannya. kalau ditotal ada Rp 26 juta setelah persyaratan dianggap cukup. Akhirnya saya ambil uang 2 lembar dari kaleng biskuit untuk saya belanjakan. Namun setelah saya tunggu ternyata uang tidak kembali. Saya baru sadar kalau ditipu, makanya saya lapor ke Polsek Semboro karena pelaku tinggal di sini," ujar Nanang.

Menyikapi kasus penipuan dan pengelapan bermodus dukun pengganda uang gaib ini, Kanit Reskrim Mapolsek Semboro Bripka Anton Wijaya saat dikonfirmasi menyampaikan, jika pihaknya setelah mendapat laporan dari korban langsung menindaklanjuti dengan mendatangi rumah pelaku.

"Kami tangkap yang bersangkutan dan memang benar ini dukun palsu dan pelaku juga bukan orang asli Semboro namun orang Lumajang dan beralamat berpindah-pindah dan mengaku Surabaya juga. Jadi kasus ini sudah kita tangani dan kami sekarang memburu jaringan pelaku ini yang sudah kita kantongi namanya," kata  Anton.

Lebih lanjut, Anton mengatakan, jika korban sementara ini satu orang dan ini tidak menutup kemungkinan jika banyak korban lain. "Kami kembangkan dan tidak menutup kemungkinan banyak korban lain. Untuk modus pelaku ini yaitu memasang orang mencari korban lalu diarahkan ke pelaku utama yaitu Abah Shodiq yang sudah kita tangkap ini. Barang bukti kita amankan kaleng biskuit dan beberapa umbo rampe dari rumah tersangka yang berada di Kecamatan Semboro," terangnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru