42 Calon TKI Ilegal Berhasil Digagalkan Polda Kepri saat Hendak Diberangkatkan ke Malaysia

Jul 02, 2022 19:00
Ilustrasi suasana penggagalan keberangkatan TKI ilegal Malaysia di pantai Teluk Mata Ikan, Nongsa.
Ilustrasi suasana penggagalan keberangkatan TKI ilegal Malaysia di pantai Teluk Mata Ikan, Nongsa.

JATIMTIMES - Rencana pengiriman 42 orang calon pekerja migran Indonesia (PMI) atau TKI ilegal di Batam berhasil digagalkan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepulauan Riau (Kepri). Para TKI ilegal itu rencananya akan diberangkatkan ke Malaysia, Sabtu (2/7/2022).

Dari 42 orang itu, rinciannya terdiri dari 24 orang pria dan 18 orang perempuan. Kejadian itu berhasil digagalkan ketika petugas kepolisian mendapatkan informasi adanya penampungan calon PMI ilegal di daerah Jodoh yang akan diberangkatkan secara ilegal ke Malaysia.

“Setelah ditelusuri ke lokasi, petugas berhasil menemukan 42 calon PMI ilegal di dalam ruko di daerah Jodoh," ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Polisi Harry Goldenhardt.

Rata-rata mereka dari kawasan Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Lombok dan Madura. Selain calon PMI ilegal, kepolisian juga menangkap seorang pria yang diduga bertugas sebagai pengurus, yaitu M alias Y yang berasal dari Jawa Tengah.

“Saat berada di lokasi kami berhasil mengamankan barang bukti paspor, tiket perjalanan, dan handphone,” ujar Harry.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kepri Kombes Jefri Siagian menambahkan, M alias Y yang diduga pelaku baru kali pertama melakukan aksi tersebut. Untuk satu calon PMI-nya M mendapatkan upah.

“Untuk pertama kalian Ma alias Y melakukan pengiriman calon PMI ke luar negeri. Untuk satu orang calon PMI mendapatkan upah Rp 2,5 juta,” terang Jefri.

Namun untuk biaya yang dikenakan kepada calon PMI ini bervariasi. Ada yang Rp 7 juta, ada yang Rp 10 juta, bahkan ada yang lebih Rp 10 juta. “Itu juga tergantung dari daerah asal mereka,” tambah Jefri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru