Gerai Kuliner Khas Cina di Singapura Jual Resep Senilai Rp 5 Miliar, Tertarik Membeli?

Jul 02, 2022 18:19
Gerai Ngo Hiang yang menjual resepnya dengan harga fantastis (Muat Share News)
Gerai Ngo Hiang yang menjual resepnya dengan harga fantastis (Muat Share News)

JATIMTIMES - Ngo Hiang, merupakan kuliner khas Cina yang populer dibeberapa negara, termasuk Indonesia. Ngo Hiang dibuat dari daging babi atau ayam yang dicincang halus, dibalut kulit tahu kemudian digoreng. 

Namun kali ini yang membuat heboh, bukan karena kulinernya, melainkan karena resep kuliner Gerai Ngo Hiang yang dijual dengan harga fantastis. Gerai Ngo Hiang yang berada di Singapura itu menjual resep asli Ngo Hiang seharga Rp 5 Miliar.

Dikutip dari Muat Share News, gerai China Street Fritters di Maxwell Food Centre telah berencana tutup pada Maret 2022. Penjualan gerai hingga resep ngo hiang oleh China Street Fritters lantaran ketiadaan penerus untuk usaha ini. Generasi kedua pengelola usaha ini, Ng Kok Hua dan kesembilan saudaranya sudah berusia di atas 60 tahun.

Ng Kok Hua sendiri kondisinya sudah tak mendukung lagi untuk beraktivitas berjualan Ngo Hiang. Selain itu, beberapa dari anak juga memiliki pekerjaan lain dan tak ingin menjadi penjual Ngo Hiang. Sementara yang masih berkecimpung dalam bisnis ini hanya sang istri, kakak perempuan, kakak laki-laki, dan adik laki-laki. Akan tetapi, satu kakak perempuan telah pensiun diusia 79 tahun.

Akan tetapi, gerai tersebut masih buka hingga kini. Meskipun waktu buka hanya 4 hari dalam seminggu dan itupun juga tak menentu. Pemilik gerai tersebut, masih mencari pembeli yang bersedia dan tertarik untuk melanjutkan bisnis mereka. Resep Ngo Hiang asli yang mereka miliki dijual $500 ribu dollar Singapura. Harga ini jauh lebih rendah dari harga awal yang ditawarkan, yakni $1 juta dollar Singapura atau sekitar Rp 10 Miliar. 

Meskipun dijual dengan harga fantastis, sudah terdapat pembeli yang akan membeli resep tersebut pada awal 2022. Akan tetapi, pembeli tersebut kemudian mundur lantaran pembeli juga memiliki usia yang sama tuanya.

Ng menyampaikan, jika bisnis ini telah bertahan selama 80 tahun. Gerainya sendiri merupakan 1 dari 3 gerai yang masih ada di Singapura. Ia pun juga menyampaikan jika masih bisa bernegosiasi terkait masalah harga dari resep Ngo Hiang.

"Sebenarnya kami hanya berharap bisa memberikan resep kepada seseorang agar warga Singapura bisa terus mencicipi makanan tradisional," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru