Optimalkan Normalisasi, DPUPRPKP Kota Malang Bakal Terjunkan Alat Berat di Lokasi Ini

Jun 30, 2022 16:53
Tim Satgas DPUPRPKP Kota Malang yang melakukan pembuatan akses jalan untuk alat berat yang direncanakan besok diturunkan disaluran air kawasan Kecamatan Blimbing (Ist)
Tim Satgas DPUPRPKP Kota Malang yang melakukan pembuatan akses jalan untuk alat berat yang direncanakan besok diturunkan disaluran air kawasan Kecamatan Blimbing (Ist)

JATIMTIMES - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, melalui Satuan Tugas (Satgas) terus berupaya maksimal menjaga kawasan drainase di Kota Malang bersih dari sampah dan sendimentasi saluran. 

Besok, Jumat (1/7/2022), DPUPRPKP Kota Malang, bakal menerjunkan alat berat untuk melakukan normalisasi saluran drainase kawasan Jalan A Yani dan Jalan Ikan Piranha, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. 

"Besok insyaallah ada pengerukan dengan alat berat di kemirahan," ungkap Hari Widodo Kordinator Satgas DPUPRPKP Kota Malang, Kamis, (30/6/2022).

Lebih lanjut dijelaskannya, hal ini dilakukan untuk memaksimalkan normalisasi saluran yang didapati banyak sendimentasi. Hal ini tak dipungkiri membuat saluran seringkali meluap ketika hujan deras datang, khususnya dilingkungan Jalan Ikan Piranha.

1

"(Selain sampah), yang paling berat adalah sedimen menebal mempersempit tampungan air saluran," terang pria yang akrab disapa Benk-benk ini.

Dalam upaya menurunkan alat berat, terdapat beberapa kendala, seperti akses jalan yang terhambat oleh trotoar.  Sehingga, saat ini tim Satgas DPUPRPKP Kota Malang melakukan persiapan jalan untuk akses alat berat menuju saluran drainase. 

"Hari ini (3/6/2022) tadi mempersiapkan akses jalan  masuk alat berat. Kita lakukan pembongkaran sebagian trotoar agar alat berat bisa masuk," tuturnya.

Dengan upaya normalisasi dengan alat berat ini, pihaknya berharap kawasan sekitar saluran drainase tak lagi terjadi banjir. Selain itu, pihaknya juga menghimbau agar masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan haruslah ditingkatkan. Sebab, ketika lingkungan kumuh dan tingkat kesadaran untuk peduli terhadap lingkungan yang rendah, hal tersebut akan sangat merugikan masyarakat sendiri.

"Bencana banjir, lingkungan yang kotor hingga potensi timbulnya penyakit tentu akan sangat besar terjadi. Makanya, ayolah bersama-sama menjaga lingkungan. Dengan lingkungan yang bersih, semua nyaman, semua jadi aman," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru