Dinas Perikanan: Idealnya Kabupaten Malang Punya 2 Cold Storage Kapasitas 100 ton

Jun 29, 2022 20:16
Cold Storage yang ada di TPI Pondokdadap Sendang Biru.(Foto: Istimewa)
Cold Storage yang ada di TPI Pondokdadap Sendang Biru.(Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Keberadaan Cold Storage sebagai tempat penyimpanan ikan hasil tangkapan nelayan sangat dibutuhkan. Hal tersebut mengingat sebagian wilayah Kabupaten Malang yang berada di pesisir, membuat tangkapan ikan menjadi salah satu sumber pendapatan bagi masyarakat di sekitarnya. Terutama yang memang berprofesi sebagai nelayan.

Saat ini, di Kabupaten Malang baru terdapat 1 unit cold storage dengan kapasitas 100 ton. Cold storage tersebut berada di Desa Tawang Rejeni, Kecamatan Turen. Namun sayangnya, dengan kapasitas tersebut ternyata dinilai masih belum mampu menampung kebutuhan masyarakat. Apalagi, Dinas Perikanan Kabupaten Malang menargetkan tangkapan ikan di 2022 ini mencapai 17 ribu ton.

"Kapasitasnya cold storage itu hanya 100 ton, sementara target produksinya 17 ribu ton. Bisa dibayangkan tangkapan 100 ton dalam sehari. Dan biasanya juga sering overload. Akhirnya mereka nyewa cold storage di luar Malang, Jember, Banyuwangi," terang Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Victor Sembiring.

Untuk itu, pihaknya juga telah mengusulkan agar ada penambahan Cold Storage satu lagi. Tentu hal tersebut setidaknya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menyimpan hasil tangkapan ikan, terlebih agar kualitas ikan hasil tangkapannya tetap bagus dan tidak rusak.

"Terutama saat musim ikan seperti saat ini. Sebab nelayan atau pedagang punya sarana penyimpanan yang kurang layak. Makanya harus disimpan dulu, agar kualitasnya tidak rusak," terang Victor.

Dirinya menilai, idealnya ada dua unit cold storage berkapasitas 100 ton. Yang mana untuk menampung ikan lebih lama sebelum akhirnya sirkulasi jual beli hingga ekspor berjalan. Di sisi lain, Provinsi Jawa Timur juga telah meletakan Cold Storage di dekat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pondokdadap Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

"Cold storage di TPI milik provinsi yang diletakkan di dalam pelabuhan belum mendapatkan pengelolanya. Problemnya sewa yang terlalu besar. Sampai sekarang belum juga ada yang berminat mengelola," kata Victor.

Padahal menurutnya, setidaknya ada satu unit cold storage yang memang bisa ditempatkan di area sekitar TPI Sendang Biru. Namun dulu juga sempat terkendala keterbatasan lahan dan tidak adanya jaringan listrik.

"Sebenarnya sangat butuh yang diletakkan di Sendang biru dekat dengan nelayan dan TPI. Dulu tidak sempat karena permasalahan tidak adanya lahan sampai kendala listrik. Penyimpanan beku sebenarnya diharapakan agar ikan lebih terjaga kesegarannya sehingga nilainya tidak turun," pungkas Victor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru