Bongkar Sejarah Kelam PKB, Yenny Wahid Sebut Cak Imin Keluarkan Gus Dur dari Partai

Jun 28, 2022 11:15
Cak Imin dan Yenny Wahid (Foto: IST)
Cak Imin dan Yenny Wahid (Foto: IST)

JATIMTIMES - Polemik politik antara Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin rupanya kini semakin panas. Bahkan, kini Yenny Wahid secara terang-terangam membongkar kisah konflik yang terjadi antara ayahnya Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dengan Cak Imin.

Yenny menyatakan, sejarah yang tak bisa dihapus dari perjalanan PKB ialah Cak Imin yang telah mengeluarkan Gus Dur dari PKB. Menurutnya, hal itu terjadi dalam penyelenggaraan Muktamar Luar Biasa PKB di Ancol, Jakarta pada 2008 silam.

"Saya hanya ingin meluruskan sejarah, di mana saat ini seolah-olah ada upaya menghapuskan sejarah PKB. Seolah-olah Gus Dur itu masih berada di PKB. Banyak masyarakat yang tidak memahami, bahwa Gus Dur lewat Muktamar Ancol, Gus Dur sebagai pendiri PKB telah dikeluarkan dari PKB," kata Yenny dikutip dari rekaman suara eksklusif CNN Indonesia. 

Dalam rekaman itu, Yenny juga menyatakan sejarah perjalanan PKB harus dikemukakan kembali untuk menjadi pendidikan politik bagi publik agar mengedepankan etika moral dalam berpolitik.

Lanjut Yenny, tokoh senior PKB yang dikeluarkan dari PKB tak cuma Gus Dur, termasuk dirinya. Menurut Yenny, Cak Imin juga mengeluarkan sosok-sosok yang pernah menemani perjalanan Cak Imin di PKB.

"PKB sendiri memang saat ini dikelola dengan sangat berdasarkan paranoid jadi banyak sekali tokoh-tokoh senior PKB, nggak usah bicara soal saya, tokoh-tokoh senior PKB yang dulu mengiringi Gus Dur bahkan menjadi teman-teman Cak Imin sendiri dikeluarkan dari partai bukan cuman saya," ucap Yenny.

Lebih lanjut, Yenny mengatakan Cak Imin telah menggembok PKB dari dalam. Menurutnya, langkah Cak Imin itu membuat sejumlah tokoh seperti Menko Polhukam Mahfud MD pindah ke parpol lain.

"Ini ibaratnya PKB digembok dari dalam, semua kader-kader senior nggak masuk, semua. Tokoh-tokoh semua Pak Mahfud Md, Pak Ali Masykur, itu banyak sekali tokoh-tokoh yang bahkan sebagian hijrah ke partai lain, tapi hatinya tetap di PKB, cuma ya itu dikunci dari dalam," kata Yenny.

Bahkan Yenny menyebut bahwa situasi di internal PKB sudah tidak sehat saat ini. "Kenyataannya itu sudah 18 tahun, memimpin partai jadi ya kekuasaannya sangat absolut. Jadi ini memang bukan sesuatu yang sehat lagi tapi sudah tidak sehat," lanjut Yenny. 

Cak Imin sendiri tidak menanggapi pertanyaan Yenny soal perebutan PKB. Ia menyatakan, hal itu sebuah masa lalu yang tak perlu dibahas lagi. "Itu masa lalu lah, enggak perlu dibahas," kata Cak imin singkat.

Cak Imin lantas menuturkan, hal terpenting bagi PKB sekarang adalah mendekati rakyat dan merebut suara sebanyak-banyaknya jelang Pemilu 2024.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru