Kota Malang Dapatkan 300 Dosis Vaksin PMK, per Hari 100 Ekor Disuntik

Jun 28, 2022 10:23
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko ketika mendampingi langsung tenaga medis yang menyuntikkan vaksin PMK kepada hewan ternak sapi di Kecamatan Kedungkandang, Senin (27/6/2022). (Foto: Humas Pemkot Malang)
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko ketika mendampingi langsung tenaga medis yang menyuntikkan vaksin PMK kepada hewan ternak sapi di Kecamatan Kedungkandang, Senin (27/6/2022). (Foto: Humas Pemkot Malang)

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menerima distribusi 300 dosis vaksin untuk penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak dari pemerintah pusat dan telah melakukan distribusi ke masing-masing kelurahan tertular PMK sejak Senin (27/6/2022).

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan, dengan kemampuan tenaga medis yang ada pihaknya melakukan penyuntikan Vaksin PMK kepada hewan ternak di kelurahan tertular secara bertahap.

"Kemampuan vaksin tenaga medis itu 100 ekor per hari jadi dalam tiga hari. Direncanakan Kamis sudah selesai," ungkap Sofyan Edi Jarwoko kepada JatimTIMES.com.

Pejabat yang akrab disapa Bung Edi ini menuturkan, bahwa penyuntikan Vaksin PMK sementara ini menyasar kelurahan-kelurahan tertular PMK. Di mana jika dilihat dari skala kecamatan, terdapat empat kecamatan yang memiliki kelurahan tertular PMK.

Di antaranya, Kecamatan Blimbing, Kecamatan Kedungkandang, Kecamatan Lowokwaru dan Kecamatan Sukun. Untuk Kecamatan Klojen, Bung Edi menyebut tidak ditemukan kasus atau hewan ternak yang terindikasi PMK.

Sedangkan untuk penyuntikan Vaksin PMK secara perdana di Kota Malang dilakukan di kawasan Kecamatan Kedungkandang. Kegiatan ini pun langsung dipantau oleh Bung Edi bersama Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto serta tenaga medis dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang.

"Semuanya di vaksin mulai dari sapi termasuk hewan-hewan yang terindikasi maupun tidak terindikasi PMK dilakukan di Tloogowaru, Buring dan wilayah Kedungkandang," ujar Bung Edi.

Lalu untuk Selasa (28/6/2022) kegiatan penyuntikan Vaksin PMK terus bergerak ke wilayah kecamatan yang memiliki kelurahan tertular PMK. Mulai menyasar kawasan Kecamatan Lowokwaru, Kecamatan Sukun hingga Kecamatan Blimbing.

"Terus ketika (penyuntikan) vaksin 300 dosis selesai baru dikasih antibiotik, vitamin dan sebagainya," tutur Bung Edi.

Suntik vaksin pmk.

Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang per tanggal 21 Juni 2022, jumlah total hewan ternak yang terjangkit PMK di Kota Malang sebanyak 307 ekor. Dari 307 ekor tersebut, sebanyak 74 ekor dalam pengobatan.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pihaknya bersyukur akhirnya Kota Malang dapat melangsungkan proses penyuntikan Vaksin PMK kepada hewan ternak.

Perwira polisi dengan tiga melati di pundaknya yang akrab disapa Buher ini berharap, dengan adanya pelaksanaan vaksinasi PMK kepada hewan ternak di Kota Malang dapat membantu peternak dalam menghadapi wabah PMK yang saat ini menyerang sebagian provinsi di Indonesia.

"Apalagi saat ini kita akan menyambut Hari Raya Idul Adha 1443 H dan tentunya seluruh peternak harus memerhatikan syarat serta SOP yang berlaku," ujar Buher.

Pihaknya juga mengimbau kepada para peternak di Kota Malang, jika terdapat hewan ternak yang sudah menunjukkan gejala PMK, diharapkan para peternak secara aktif untuk segera melaporkan kepada petugas kesehatan hewan dari Dispangtan Kota Malang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru