Anies Baswedan Undang Tukang Bakso, Sekjen PDIP: Contoh Politik Tak Mengakar

Jun 27, 2022 08:01
Ilustrasi tukang Bakso (pixabay)
Ilustrasi tukang Bakso (pixabay)

JATIMTIMES - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengundang tukang bakso di Balai Kota DKI Jakarta dalam acara Malam Ramah Tamah Jakarta E-Prix 2022, Jumat (24/6/2022). Hal tersebut membuat banyak pihak berspekulasi ada kaitannya dengan pernyataan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri beberapa waktu sebelumnya.

Bahkan Sekjen PDIP Hasto Kristyanto turut mempertanyakan maksud Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengundang tukang bakso itu. "Seingat saya pak Anies itu jadi Gubernur sudah sejak 2018. Jadi kenapa baru sekarang bertemu dengan para tukang bakso?" ungkap Hasto dalam sebuah kesempatan wawancara.

Menurut Hasto, hal tersebut mencerminkan atau contoh sebuah pemahaman politik yang tidak mengakar di kalangan masyarakat maupun pejabat. "Jadi itulah contoh ketika politik itu tidak mengakar, sehingga terlambat untuk bertemu dengan rakyat kecil," tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, politikus pendukung Anies, M Taufik meminta hal ini tidak menjadi polemik. Kegiatan tersebut sudah terdapat perencanaan jauh-jauh hari sebelumnya. Menurut Taufik, orang-orang lah yang kemudian mengandeng-gandengkan hal tersebut dengan Megawati Soekarnoputri.

"Jadi orang saja menggandeng-gandengin. Kan UMKM banyak ditempatin Anies, di Thamrin 10 itu kan UMKM semua. Cuma orang saja merekayasa pikirannya sendiri. Pak Anies nggak ada bakat nyindir-nyindir itu nggak ada bakat," paparnya, Minggu (26/6/2022).

Menurutnya, setiap tahun Anies Baswedan selalu mengadakan kegiatan yang berkaitan dengan UMKM.  Sehingga, adanya undangan untuk tukang bakso dalam acara Malam Ramah Tamah Jakarta E-Prix 2022 tidak terdapat kaitan dengan pernyataan Megawati Soekarnoputri.

"Kalau UMKM kan Anies setiap tahun juga ada kegiatannya. Nggak ada hubungannya itu antara Bu Mega dengan Pak Anies ngundang tukang bakso itu, nggak ada," kata M Taufik.

Sementara itu, Anies dalam konferensi pers bersama Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni, turut memperkenalkan Ruli Renaldi sebagai salah satu pelaku UMKm yang terlibat dalam gelaran Formula E Jakarta.

Ditanyai perihal mengundang tukang bakso, Anies mengatakan jika pihaknya mengundang seluruh pelaku UMKM yang berjualan di Formula E. Akan tetapi, Anies menyampaikan tak semua pelaku UMKM datang dan memenuhi undangan.

"Tentang UMKM (yang diundang) semuanya UMKM kita undang. Semua kita berikan kesempatan. Malam hari ini ada beberapa yang di Jakarta, yang mereka ikut hadir dalam acara makan malam ini," kata Anies.

Seperti dirinya sebelumnya, cuplikan video Megawati Soekarnoputri viral. Cuplikan video tersebut ketika Megawati mengatakan candaan ketika mencari mantu tidak mirip seperti tukang bakso. Hal tersebut ia pesankan kepada ketiga anaknya. 

"Jadi ketika saya mau punya mantu, itu saya sudah bilang ni sama anak saya bertiga, awas lo kalau nyarinya (jodoh) kayak tukang bakso," ujar Megawati.

Mendengar hal ini, Puan Maharani yang duduk berdekatan dengan Jokowi pun tertawa. Megawati pun juga merespon Puan Maharani yang tertawa mendengar ucapannya. 

"Hahaha, mbak puan ketawa, sorry," ucap Megawati.

Namun belakangan candaan Megawati tersebut mendapat respon dan kecaman dari para netizen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru