Wadahi Aremania, Polres Malang Gelar Lomba Yel-yel dan Koreo

Jun 26, 2022 18:41
Aremania Bunut, Pakis saat tampil dalam lomba Yel-yel dan Koreo (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)
Aremania Bunut, Pakis saat tampil dalam lomba Yel-yel dan Koreo (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Polres Malang menggelar lomba yel-yel dan koreo untuk Aremania dan Aremanita, di halaman parkir Stadion Kanjuruhan, Minggu (26/6/2022). Lomba tersebut untuk selain menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-76, juga untuk membantu Aremania agar semakin kreatif dalam mendukung tim kebanggaannya.

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat mengatakan, lomba yel-yel dan koreo ini diikuti sebanyak 31 peserta dari berbagai korwil di Malang Raya.

“Tujuan kami agar Aremania disatukan karena kita cinta Arema, serta kita ingin ada sarana dan wadah untuk menyalurkan kreativitas kegiatan yang positif,” jelas Ferli, Minggu (26/6/2022).

Menurut Ferli, memberikan wadah bagi Aremania juga salah satu peran dari Polri yang diharapkan dekat dengan masyarakat. Oleh karena itu, ia ingin kegiatan ini membawa dampak positif bagi Aremania ke depannya.

“Aremania jumlahnya sangat banyak, kami ingin ada sarana dan wadah untuk menyalurkan kegiatan positif. Kami ingin di mana pun Arema main aura positif selalu muncul. Hari ini kami lakukan lomba supaya muncul berbagai yel-yel yang bisa digunakan di stadion,” beber Ferli.

Sementara itu, salah satu tokoh Aremania yang juga sempat menjadi manager pertama Arema Ovan Tobing menceritakan, jika zaman dahulu penonton kalau ke stadion bukan bicara sepak bola. Tapi mereka penasaran apa atraksi dari suporter yang akan ditampilkan.

“Karena ada penonton yang mereka hanya suka menonton, mereka inilah yang harus kita jaga. Dengan seperti ini kami berterimakasih pada Polres Malang, karena Aremania diberi kesempatan dan benang merah terjaga,” tutur Ovan Tobing.

Sementara itu, salah satu juri lomba sekaligus pentolan Aremania Yuli Sumpil berharap ini dapat membangkitkan semangat Aremania dalam mendukung tim kebanggaannya. Sebab, mereka adalah pemain ke 12 ketika dalam pertandingan.

“Ini juga menjadi momen untuk membangkitkan semangat Aremania. Supaya lebih cinta kepada Arema,” kata Yuli Sumpil.

Senada dengan Yuli Sumpil, pentolan Aremania Curva Sud Yones mengaku bahwa bukan tidak mungkin lagu baru yang dibawakan peserta lomba dapat dibawakan Aremania ketika pertandingan berlangsung. 

“Mungkin bila itu memang lagunya benar-benar orisinil. Bisa jadi dibawakan di stadion, karena ini dari Aremania untuk Aremania,” tutur Yones.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru