Tumbuhkan Kemandirian Ekonomi, Ini Pesan Menteri Risma Saat Berkunjung ke Kabupaten Malang

Jun 25, 2022 18:29
Mensos Tri Rismaharini bersama Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo saat menemui wartawan di sela kegiatan.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Mensos Tri Rismaharini bersama Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo saat menemui wartawan di sela kegiatan.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Kementerian Sosial (Kemensos) terus melakukan berbagai upaya untuk dapat menekan angka kemiskinan yang ada di berbagai daerah. Termasuk di Kabupaten Malang. Salah satunya melalui pendampingan kepada penerima program bantuan program keluarga harapan (PKH), seperti yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (25/6/2022) siang.

Dalam kegiatan tersebut, Kementerian Sosial (Mensos) Republik Indonesia, yang dikomandoi Tri Rismaharini berkolaborasi bersama Bank Indonesia dalam Penguatan Perekonomian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) menuju Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Malang Raya.

"Saya berharap mereka tidak lagi menerima bantuan karena, sekali lagi, karena kalau hanya menerima bantuan, dia hanya menerima Rp 200 ribu. Tapi kalau mereka usaha, kapasitas mereka akan menjadi lebih besar," ujar Risma.

Sebanyak 2.500 KPM yang bakal menjadi sasaran dalam program penguatan bertujuan untuk mendorong kemandirian finansial dan meningkatkan kesejahteraan keluarga secara bertahap

"Saya bersyukur karena ada pak Andreas, kenapa, karena saat saya kebingungan mencari uang dari mana untuk mengenstaskan kemiskinan, pak Andreas datang dengan menawarkan konsep untuk bekerjasama dengan BI ini," terangnya.

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo mengatakan bahwa dalam hal ini, pihak bersama Bank BI memiliki program untuk mendukung usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Dimana tujuannya, untuk menggairahkan perekonomian dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

"Seperti kata Bu Risma tadi, kalau hanya mengandalkan bansos tentu daya beli tidak akan meningkat. Oleh karena itu, bagaimana kita bisa meningkatkan daya beli tersebut. Kuncinya adalah, selama ini selalu program untuk pemulihan ekonomi nasional salah satu untuk mendukung daya beli adalah meningkatkan anggaran untuk perlindungan sosial," ujar Andreas. 

Menurutnya, hal tersebut juga diupayakan untuk membantu pertumbuhan ekonomi. Dimana pada awalnya memang melalui penguatan daya beli. Maka dari itu, dirinya menilai bahwa kolaborasi tersebut perlu untuk dilakukan. 

"Karena ini juga akan membantu pertumbuhan ekonomi dan yang akhirnya, kalau daya beli meningkat itu kita bisa ada, kita jaga, pertumbuhan ekonomi akan meningkat," terang Andreas. 

Sementara itu, Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto mengatakan bahwa dalam hal ini Pemerintah Daerah (Pemda) akan siap untuk memfasilitasi sebagai bentuk dukungan atas berjalannya program tersebut. Apalagi jika program tersebut memang diproyeksikan untuk percepatan penanganan kemiskinan di Kabupaten Malang. 

"Keinginan bu Risma ini kan ada percepatan pengentasan kemiskinan, dengan metode-metode yang sebenarnya sudah disiapkan. Dengan demikian harapan kami nantinya ada sinergi, perbankan nanti support pembiayaan, bu Risma support pembiayaan dari pengusaha, dan pemda membantu untuk fasilitasi," ujar Didik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru