Simak!, Begini Tips Sehat dan Bugar Dokter RSI Unisma saat Melaksanakan Ibadah Haji

Jun 23, 2022 16:21
Dokter Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma, dr Herlin Kisworini (Ist)
Dokter Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma, dr Herlin Kisworini (Ist)

JATIMTIMES - Indonesia merupakan salah satu negara dengan jemaah haji terbanyak banyak di dunia. Tak dipungkiri, banyak dari para jemaah yang telah berusia lanjut. Hal tersebut tentunya juga berhubungan dengan kondisi kesehatan jemaah. 

Ketika menjalankan ibadah haji, tentu dibutuhkan kondisi tubuh yang baik dan prima. Sebab, dengan serangkaian kegiatan haji, termasuk juga berkumpul dengan jutaan orang dari seluruh dunia, tak bisa dilakukan ketika seorang jemaah mengalami permasalahan kesehatan. Sehingga, kondisi sehat adalah hal yang mutlak agar saat menjalankan ibadah haji bisa berjalan dengan lancar.

Dokter Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma, dr Herlin Kisworini menyampaikan beberapa tips untuk menjaga kebugaran saat melaksanakan ibadah haji. Dijelaskannya, saat melakukan haji, tentunya akan banyak kegiatan outdoor dan interaksi.  Sehingga kondisi fisik benar-benar harus dijaga. 

Selain itu, kelembaban di Arab Saudi tentunya berbeda dengan di Indonesia. Di sana, kelembaban begitu rendah. Untuk itu, para jemaah dianjurkan untuk memakai masker kain basah. "Masker dibasahi. Membasahi pakai zam-zam," jelasnya.

Mukosa saluran pernapasan, jika terkena kelembaban yang rendah, berpotensi mengalami masalah. Kondisinya menjadi kering dan bisa mengalami luka kecil. Meskipun akan mengeluarkan lendir, tetapi lendir itulah yang akan menjadi masalah. Bakteri maupun virus bisa menjangkiti. 

Selain cuaca, suhu, serta interaksi dengan banyak orang yang patut diwaspadai, para jemaah juga diimbau untuk tidak mengidolakan waktu yang afdhol. Sebab, waktu yang afdhol juga dibarengi tingkat risiko yang tinggi, di mana banyak jemaah melakukan kegiatan. Waktu afdhol ini adalah waktu mendekati zuhur.

"Cuaca panas tentu haus. Kalau haus jangan ditunda minum, jangan takut sering buang air. Karena evaporasi pada kulit itu cepat. Sehingga meskipun sering minum tak melulu seiring buang air. Tapi ketika buang air pun juga mohon kemudahan sama Allah," ungkapnya.

Hal lain yang rentan dialami jemaah selain kehausan karena cuaca yang panas, adalah Heatstroke. Heatstroke adalah kondisi paling berat pada tubuh akibat cuaca panas karena tubuh tidak dapat mengontrol suhu badan. Suhu badan bisa meningkat dengan cepat. Bahkan tubuh sudah tidak dapat mengeluarkan keringat. 

"Mitigasinya sediakan air, menghindari dehidrasi. Tapi kembali lagi jangan berfikir dehidrasi, berfikir positif. Jamaah yang juga mempunyai obat rutin diminum setiap hari, bila perlu lapor dokter, makanan juga, buah dan sayur," terangnya.

Untuk asupan makanan, di sana tentunya telah terjamin. Tentunya semua atas izin Allah. Di sana, dijelaskan Herlin juga terdapat pasar buah, yang mana buah yang disediakan juga begitu lengkap. Allah menyediakan segala macamnya untuk tamunya, yakni para jemaah haji. 

"Makan buah, sayuran juga dikonsumsi. Hilangkan juga rasa takabur di sana, tetap berdoa memohon pada Allah. Asupan vitamin juga boleh dikonsumsi, bilamana akses untuk mendapatkan buah cukup sulit," terangnya.

Sebelum berangkat ke tanah suci, tentunya para calon jemaah haji harus sudah menjalani rangkaian pemeriksaan dan persiapan kesehatan untuk memastikan kondisi mereka. Pengetahuan tentang kesehatan juga harus dipahami. Selain itu, akses informasi kesehatan dari tim medis juga harus dimengerti agar mampu menjaga kondisi selama proses berhaji.

 "Jemaah harus disiplin menjaga kebugaran fisiknya saat berada di Arab Saudi maupun saat sudah selesai di tanah air," paparnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Filter RotoscopeAKD LumajangTips Sehat

Berita Lainnya

Berita

Terbaru