Pemkot Malang Ajukan 2.800 Dosis Vaksin PMK untuk Sapi Sehat

Jun 21, 2022 20:10
Salah satu peternak di Kota Malang ketika merawat sapinya agar terhindar dari PMK. (Foto: Dok. JatimTIMES)
Salah satu peternak di Kota Malang ketika merawat sapinya agar terhindar dari PMK. (Foto: Dok. JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) telah mengajukan 2.800 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk sapi sehat di Kota Malang kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim). 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispangtan Kota Malang Sri Winarni melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Anton Pramujiono menyampaikan, hingga saat ini Kota Malang belum mendapatkan distribusi vaksin PMK untuk hewan ternak. 

Terlebih lagi, di Provinsi Jatim terdapat empat kabupaten yang masuk kategori wabah PMK yakni Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Mojokerto. 

Lalu untuk Kota Malang beserta 26 kabupaten/kota lainnya masuk dalam kategori tertular PMK. Sedangkan tujuh kabupaten/kota yakni Kabupaten Pamekasan, Kota Pasuruan, Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Ngawi, Kota Madiun dan Kota Mojokerto masuk dalam kategori bebas PMK. 

Anton menjelaskan, bahwa untuk pemberian vaksin PMK diperuntukkan bagi hewan ternak yang sudah maupun yang masih sehat. Karena terkait pemberian vaksin PMK juga telah diatur dalam peraturan yang dibuat oleh pemerintah. 

"Jadi orientasi kita kepada ternak yang sehat dulu dan kurang lebih kita kemarin mengajukan sekitar 2.800 vaksin dosis ke provinsi (Jatim)," ungkap Anton kepada JatimTIMES.com. 

Nantinya, untuk pendistribusian vaksinnya sendiri, Anton menyampaikan bahwa hal itu merupakan kewenangan pihak Pemprov Jatim. Pasalnya, terdapat prioritas-prioritas daerah di Provinsi Jatim yang juga harus segera tertangani dengan pemberian vaksin PMK agar tidak semakin meluas. 

"Ada prioritas - prioritas tertentu yang akan dilakukan oleh provinsi. Kita menunggu konfirmasi lebih lanjut dari provinsi (Jatim)," ujar Anton. 

Lebih lanjut, pihaknya menyebutkan data populasi hewan ternak di Kota Malang. Berdasarkan data yang terdapat di Dispangtan Kota Malang populasi hewan ternak total sebanyak 5.362. Di mana, jumlah total 5.362 populasi hewan ternak tersebut terdiri dari sapi 2.892 ekor, kambing 2.035 ekor, domba 352 ekor, kerbau 83 ekor, sedangkan untuk babi nihil. Pasalnya, di Kota Malang tidak terdapat peternakan babi. 

Sementara itu, sebagai informasi berdasarkan rekap data Dispangtan Kota Malang sejak 11 Mei hingga 20 Juni 2022 terdapat total 296 hewan ternak sapi yang terjangkit PMK di Kota Malang. Sebanyak 96 ekor dinyatakan sembuh, 1 ekor mati, 135 ekor dilakukan pemotongan paksa dan 64 ekor dalam pengobatan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
dispangtan kota malangpmk kota malangjalan lingkar wijaya kusuma sampang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru