Ganggu Revitalisasi Pasar Induk Among Tani, 5 Tiang Listrik Akhirnya Dipindah

Jun 18, 2022 16:09
Petugas teknisi saat membongkar tiang listrik di Pasar Induk Among Tani. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Petugas teknisi saat membongkar tiang listrik di Pasar Induk Among Tani. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Empat bulan sudah proses revitalisasi Pasar Induk Among Tani berjalan. Permasalahan tiang listrik milik PLN yang mengganggu jalannya pembangunan pun sudah terpecahkan.

Akhirnya PLN Kota Batu mulai melakukan pemindahan tiang listrik. Terlihat bebebrapa petugas PLN menaiki tiang dan melepas kabel listrik yang ada di kawasan revitalisasi Pasar Induk Among Tani, Sabtu (18/6/2022).

Pemindahan tersebut sebenarnya sudah dilakukan dengan tahapan persiapan yang berlangsung sejak 15 Juni 2022. Saat ini petugas masih dalam tahapan pembongkaran travo dan pendirian tiang baru yang nantinya sesuai perencanaan untuk jaringan pengganti berupa jaringan bawah tanah.

“Pemindahan tiang dilakukan karena posisinya mengganggu pembangunan sehingga harus dipindah,” ungkap Manajer PLN ULP Kota Batu Dwi Sukris Widodo.

Tidak hanya mengvanggu bagi pekerja. Tiang listrik itu juga membahayakan karena memiliki tegangan mencapai 20 kV. Jadi, wajar bila  tiang listrik itu dipindah.

Rencananya, ada lima titik tiang listrik yang akan dipindah paling lambat hingga 30 Juni mendatang. “Harapnya bisa selesai tepat waktu, asalkan tidak ada kendala di lapangan,” tambah Dwi.

Terkait biaya pekerjaan pemindahan tiang ini, sesuai  hasil survei yang telah dilakukan, pembiayaan akan dibayarkan oleh Pemkot Batu berdasarkan perhitungan rencana anggaran biaya dari pihak PLN. “Pembayaran ini akan dibayarkan setelah PAK (perubahan anggaran keuangan) 2022,” tambah Dwi

Terpisah, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso membenarkan bahwa anggaran pemindahan dilakukan oleh Pemkot Batu. Hanya, di sini Pemkot Batu mendapatkan keringanan dari PLN.

Keringanan itu diperbolehkan dibayarkan usai PAK. “Kami diperbolehkan membayar setelah PAK, karena kalau sekarang ,ya tidak bisa karena tidak ada penganggaran sebelumnya,” ujar Punjul.

Lalu berapa besaran anggaran pemindahan tiang listrik itu? Punjul mengaku biaya yang harus dibayarkan nantinya kurang lebih mencapai Rp 100-200 juta.

Punjul pun berharap dengan selesainya pemindahan tiang listrik, nantinya pembanguan pasar  bisa lebih cepat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Pembangkit listrik tenaga panas bumiSinopsis Ikatan Cinta RCTI 18 Juni 2022Pemkot Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru