300 Ekor Sapi Perah di Pujon Divaksin Darurat

Jun 18, 2022 16:08
Proses vaksinasi di KOP SAE Pujon, Sabtu (18/6/2022).(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Proses vaksinasi di KOP SAE Pujon, Sabtu (18/6/2022).(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Sebanyak 300 ekor sapi perah di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang mendapatkan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada Sabtu (18/6/2022) siang. 300 dosis vaksin tersebut merupakan kuota vaksin darurat yang didapat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dari Pemerintah Pusat. 

Diarahkannya 300 dosis vaksin ke Pujon ini lantaran tingginya jumlah ternak di wilayah ini yang terpapar PMK. Berdasarkan data yang dihimpun JATIMTIMES.com, dari populasi sebanyak 21.286 ekor sapi di Pujon, sekitar 20 persen atau kurang lebih sebanyak 5.400 ekor sapi dilaporkan terpapar PMK. 

"Ini diawali pertama ini ada 300 dosis vaksin. Insha Allah melalui KOP SAE hari ini. Karena populasi di Pujon ada sekitar 21 ribu dengan 9.500 peternak. Dan di pujon sudah hampir lima ribuan sapi yang terkena PMK hingga hari ini," ujar Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto saat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi.

Didik menjelaskan, dari total sebanyak 1 juta dosis vaksin darurat yang datang beberapa waktu lalu, sebanyak 1.000 dosis diarahkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) ke Provinsi Jawa Timur. Yang kemudian sebanyak 300 dosis, didistribusikan untuk Kabupaten Malang. 

"Kami minta melalui Gubernur Jatim dan alhamdulillah kita diberi 300 (dosis)," tegas Didik. 

Diperkirakan bahwa dalam kurun waktu dua pekan ke depan, Pemprov Jatim kembali akan mengirimkan vaksin ke Kabupaten Malang. Dan menurut Didik, untuk sementara waktu memang terlebih dahulu akan dikonsentrasikan ke wilayah Malang Barat yang meliputi tiga kecamatan. Yakni Pujon, Ngantang dan Kasembon. 

"Dan Insya Alloh dalam 2 pekan ke depan ini nanti Pemprov akan memberikan vaksin lagi dan masih akan dikonsentrasikan ke Malang Barat, kemudian kita bergeser ke wilayah Bantur dan Jabung," terang Didik. 

Wabup Malang Didik Gatot Subroto bersama Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jatim Sri Untari saat meninjau pelaksanaan vaksinasi PMK di Pujon.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

Untuk saat ini, vaksinasi PMK akan diberikan kepada sapi yang sedang dalam kondisi sehat. Namun di dalam prosesnya jiga dibarengi dengan treatment atau penyembuhan kepada sapi-sapi yang sudah bergejala PMK. 

"Sementara diberikan parsial dulu. Jadi kita bagi, kita berikan yang sehat dulu, kenapa, karena mereka tidak tertular. Setelah vaksin yang sehat, sambil lalu pengobatan. Untuk vaksin 3 kali. Satu dua dan tiga booster, mirip vaksin Covid-19," pungkas Didik. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
razia satpol pp kota batuBupati Malamg HM SanusiDidik Gatot Subroto

Berita Lainnya

Berita

Terbaru