JATIMTIMES - Pertandingan perdana Porprov Jawa Timur (Jatim) ke-VII tahun 2022 cabang olahraga (cabor) sepak bola antara tuan rumah Kabupaten Jember melawan Kota Malang berakhir dengan skor 1-1. Pertandingan sempat diwarnai dengan keributan antar pemain.
Porprov Jatim ke-VII tahun 2022 dihelat di empat kabupaten wilayah tapal kuda. Yakni Kabupaten Jember, Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo.
Pada pertandingan pertama cabor sepak bola, Kabupaten Jember menghadapi lawan sengit Kota Malang.
Pelatih Kota Malang Edi Sudiarto mengatakan bahwa memang ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertandingan yang digelar sore tadi. Salah satunya lapangan yang kurang mendukung.
“Ya gimana, pertama lapangan tidak rata. Kedua memang pemanasan kami kurang. Jadi setelah Jumatan tadi kami langsung ke lapangan,” kata pelatih yang akrab disapa Edi ABM itu.
Selain itu, faktor tuan rumah memang cukup mempengaruhi pertandingan tersebut. Oleh karena itu, ada suatu insiden yang membuat pertandingan sempat terhenti beberapa menit.
“Tadi sekitar menit 40 di babak pertama, ada pelanggaran wasit sudah meniup peluit, lalu ada pemain (Kabupaten Jember) yang memukul pemain, ya begitu langsung ricuh,” ungkap Edi.
Akibat dari keributan itu, tiga kartu merah keluar dari kantong wasit. Tiga kartu merah itu untuk dua pemain Kabupaten Jember dan satu untuk Kota Malang.
“Jadi memang tuan rumah ambisi menang, makanya sampai terjadi seperti itu, apalagi penonton juga banyak,” ucap Edi.
Setelah kericuhan, Kota Malang sempat terus menggempur pertahanan Kabupaten Jember. Namun hasil 1-1 bertahan hingga berakhirnya pertandingan.
“Anak-anak terus menyerang setelah itu, tapi memang lapangan juga mempengaruhi karena tadi hujan juga. Dan pemain lawan juga sering memperlambat waktu seperti jatuh dikit lalu minta ada penanganan, seperti itulah,” beber Edi.