Polisi Periksa Korban dan 2 Terduga Pelaku Pengeroyokan di Kota Malang

Jun 16, 2022 15:45
Tampak seorang pemuda menjadi korban aksi pengeroyokan oleh sejumlah orang di Jalan S Supriyadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (15/6/2022). (Foto: Tangkapan video di akun twitter @Brodin42749544)
Tampak seorang pemuda menjadi korban aksi pengeroyokan oleh sejumlah orang di Jalan S Supriyadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (15/6/2022). (Foto: Tangkapan video di akun twitter @Brodin42749544)

JATIMTIMES - Terkait peristiwa pengeroyokan oleh sejumlah orang kepada seorang pemuda di Jalan S Supriyadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (15/6/2022) kemarin malam, jajaran Polsek Sukun memeriksa korban dan dua orang terduga.

Kapolsek Sukun Kompol Nyoto Gelar membenarkan terkait kejadian pengeroyokan tersebut. Tidak lama dari kejadian tersebut, pihak kepolisian kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekitaran kedai kopi dan kedai bubur di Jalan S Supriyadi, Kota Malang.

Perwira polisi dengan satu melati di pundaknya ini menuturkan, pihak Unit Reskrim Polsek Sukun telah memeriksa dua orang terduga pelaku pengeroyokan dan pemukulan terhadap seorang pemuda yang videonya viral tersebut.

"Untuk terduga pelaku sebagian sudah dikantongi nama-namanya. Tadi untuk Pak Kanit sudah ada dua orang (terduga pelaku yang diperiksa)," ungkap Nyoto kepada JatimTIMES.com, Kamis (16/6/2022).

Selain melakukan pemeriksaan terhadap dua orang terduga pelaku, pihak kepolisian hingga siang tadi masih terus secara perlahan melakukan pemeriksaan terhadap korban. Pasalnya, korban dalam keadaan mabuk berat.

"Korban inisial DU (identitas korban) belum lengkap. Ini tadi masih di ruangan pemeriksaan, keterangan sementara itu masih bau alkohol. Jadi sementara kita biarkan untuk istirahat di polsek," ujar Nyoto.

Sebelumnya, korban juga telah menjalani proses visum terhadap luka-luka di tubuhnya akibat dikeroyok dan dipukuli oleh sejumlah orang. "Akhirnya korban melapor ke polsek dan sudah dilakukan visum. Setelah visum, korban masih dimintai keterangan atau diperiksa," tutur Nyoto.

Sementara itu, berdasarkan keterangan salah satu saksi penjual bakpao lokasi kejadian bernama Rusdianto (44) mengatakan bahwa pada Rabu (15/6/2022) sejak sore hari, korban telah berada di sekitar TKP dengan menjual tiket pertandingan Arema FC melawan Persik Kediri.

"Korban iku sak ngertiku setengah mabuk karo dodolan tiket Arema mulai jam 15.00-an (korban itu setahu saya setengah mabuk dan berjualan tiket pertandingan Arema mulai jam 15.00 an)," ujar Rusdianto.

Kemudian kejadian pengeroyokan oleh sejumlah orang kepada seorang pemuda tersebut terjadi setelah waktu salat magrib. Hal itu pun menyebabkan dua ruas jalan di Jalan S Supriyadi sempat mengalami macet akibat pengeroyokan tersebut.

Pasalnya, korban sempat dipukuli di tengah jalan hingga kaos yang dikenakan robek serta tubuhnya yang cenderung kurus tersebut tampak tidak berdaya. Kemudian, terdapat tiga sampai empat orang membawa korban menuju pinggir jalan. Namun, di lokasi tersebut korban masih dikeroyok oleh sejumlah orang. Akibatnya, korban yang dalam kondisi mabuk berat tersebut semakin tidak berdaya.

Sementara itu, seperti yang telah diberitakan sebelumnya, kejadian tersebut viral setelah dua unggahan video berdurasi masing-masing 30 detik dari akun twitter @Brodin42749544. Dari unggahan tersebut, sejumlah warganet meminta pemilik akun untuk menghapus video tersebut agar tidak membuat semakin gaduh.

Pasalnya, beberapa warganet menyebut, korban sedang mabuk berat dan setelah makan di salah satu warung bubur tidak bersedia membayar makanannya dan diduga menantang orang di sekitar lokasi. Hal itu lah yang diduga menjadi penyebab terjadinya pengeroyokan dan pemukulan kepada korban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Pengeroyokan di Kota MalangPolsek Sukunberita kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru