Tradisi Ritual Tumbal Manusia Ternyata Memang Pernah Ada, Ini Buktinya

Jun 16, 2022 09:22
Ilustrasi (Foto: Neyedenir)
Ilustrasi (Foto: Neyedenir)

JATIMTIMES - Di masa silam, beberapa kebudayaan melakukan ritual dengan mengorbankan manusia. Para ilmuwan di Peru menemukan bukti dalam penemuan beberapa kerangka manusia yang terkubur di candi yang ada di lembah Pegunungan Andes.

Seperti dikutip melalui Live Science, Kamis (16/6/2022) arkeolog setempat menemukan 29 kerangka manusia yang dikubur sekitar 1.000 tahun silam. Kerangka tersebut dikubur di area Huaca Santa Rosa de Pucala, sebelah barat Peru.

Dalam penemuan yang dipublikasikan November 2021 itu, ada 4 kerangka yang terdiri dari 2 anak-anak, 1 remaja dan seorang dewasa, berasal dari kebudayaan Wari. Menurut direktur riset Edgar Bracamonte, penemuan 4 kerangka itu membuktikan untuk kali  pertama  ritual pengorbanan manusia di peradaban tersebut.

Selain jasad manusia, penggalian juga menemukan kerangka hewan seperti llama dan marmut yang juga dikorbankan. Ada pula pisau dan semacam botol. 

Ilmuwan lantas menyimpulkan kuburan itu dari peradaban Wari karena bentuknya sesuai dengan ciri khas mereka, yakni seperti huruf D. "Pengorbanan manusia ini mungkin sebagai bagian dari ritual pada zaman itu untuk memulai konstruksi area religius bergaya Wari ini," kata Edgar.

Kebudayaan Wari sendiri berkembang pesat di pegunungan dan pantai Peru, sekitar tahun 500 sampai 1.000 setelah Masehi. Mereka menghasilkan tekstil dan tembikar berkualitas baik serta membangun jalan-jalan yang memadai.

Saat ini, para ilmuwan masih meraba-raba seperti apa bentuk kebudayaan mereka. Namun ritual keagamaan tampaknya berperan sangat penting di sana.  Kemudian kaum wanita punya kedudukan tinggi dalam pemerintahan mereka. 

Adapun 25 kerangka manusia lain yang ditemukan di area sama berasal dari kebudayaan Mochica.  Mereka hidup pada sekitar 100 sampai 700 Masehi sebelum digantikan oleh peradaban Wari. Keduanya punya ciri khas kebudayaan masing-masing yang menonjol sehingga ilmuwan cukup mudah membedakannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Kasus NiktaManusia jadi tumbalManusia dikorbankan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru