Tuai Polemik, Presiden Jokowi Batalkan Kenaikan Tarif Candi Borobudur Rp 750 Ribu

Jun 14, 2022 14:27
Candi Borobudur (Foto: Lonely Planet)
Candi Borobudur (Foto: Lonely Planet)

JATIMTIMES - Rencana pemerintah yang akan menaikkan harga tiket masuk Candi Borobudur menjadi Rp 750 ribu memang sempat menuai polemik. Rupanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak tinggal diam atas hal tersebut. 

Kini, Jokowi disebut membatalkan rencana kenaikan tarif tiket Candi Borobudur. Keputusan itu dibuat dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta. 

Harga tiket Candi Borobudur tetap akan mengacu pada harga yang sudah berlaku saat ini. Keputusan itu disampaikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. 

Basuki mengatakan bahwa keputusan ini adalah arahan dari Jokowi langsung.  "Tapi ini enggak tahu, saya berwenang atau enggak karena itu kan Pak Luhut. Jadi, intinya tidak ada kenaikan tarif," kata  Basuki, Selasa (14/6/2022).

Lebih lanjut, Basuki menyampaikan pemerintah hanya akan membatasi jumlah pengunjung yang naik ke atas candi. Pasalnya, tidak semua pengunjung bisa mendaki hingga puncak.

Pengunjung yang naik ke candi nantinya harus menyewa jasa pemandu wisata. Mereka juga diwajibkan untuk menggunakan alas kaki khusus untuk mencegah kerusakan pada candi.

"Kuota untuk naik ke candi itu dibatasi. Mungkin 1.200. Jadi, harus daftar online," jelas Basuki. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan berencana menaikkan harga tiket Candi Borobudur menjadi Rp750 ribu. Rencana itu dibuat dengan tujuan membatasi jumlah pengunjung ke candi. 

Hal itu dilakukan untuk menjaga kondisi Candi Borobudur yang semakin tua. Namun, rencana itu langsung menuai polemik masyarakat. 

Hingga akhirnya, Luhut melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dari pertemuan itu, keduanya memutuskan untuk menunda kenaikan harga tiket Candi Borobudur. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Candi BorobudurTiket masuk Candi BorobudurPresiden Jokowi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru