Cegah PMK, 5.000 Hewan Ternak di Kota Malang Bakal Divaksin

Jun 13, 2022 18:35
Petugas kesehatan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang ketika memberikan vitamin bagi hewan ternak sapi yang terjangkit wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) di Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. (Foto: Dok. JatimTIMES)
Petugas kesehatan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang ketika memberikan vitamin bagi hewan ternak sapi yang terjangkit wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) di Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. (Foto: Dok. JatimTIMES)

JATIMTIMES - Sebagai upaya pencegahan wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK), Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) berencana akan melakukan vaksin terhadap 5.000 populasi hewan ternak di Kota Malang. 

"Ya idealnya semua divaksin. Ada sapi, kambing, domba sama kerbau yang 5.000 (populasi di Kota Malang) itu," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispangtan Kota Malang Sri Winarni kepada JatimTIMES.com. 

Pihaknya menyebut, jumlah ketersediaan vaksin untuk hewan ternak di Kota Malang masih belum ditentukan. Karena terkait jumlah serta jenis vaksin yang akan disuntikkan hewan ternak masih sedang dibahas oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI. 

Berdasarkan informasi yang diterima oleh Dispangtan Kota Malang, terkait vaksin pihak Kementan RI saat ini sedang proses memproduksi vaksin dalam negeri yang diperkirakan akan selesai Agustus 2022. 

"Yang untuk kebutuhan darurat itu, Kementan akan melakukan impor. Lah itu nanti prioritas yang akan divaksin. Siapa itu yang menentukan? dari Kementan," ujar Sri Winarni. 

Jadi untuk saat ini, pihak Dispangtan Kota Malang sedang berproses melakukan pendataan populasi hewan ternak yang terjangkit kasus PMK. Hal itu untuk pemetaan daerah yang memiliki hewan ternak terjangkit PMK. 

Lebih lanjut, terkait teknis pelaksanaan vaksinasi terhadap hewan ternak di Kota Malang, Sri Winarni menuturkan bahwa pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Kementan RI. Pasalnya, dalam melakukan vaksin pada hewan ternak tidak boleh sembarangan. 

Terlebih lagi, ketersediaan vaksin untuk hewan ternak di Kota Malang masih belum diketahui. Meskipun belum terdapat informasi resmi terkait pelaksanaan vaksinasi untuk hewan ternak, pihaknya telah menyiapkan empat dokter hewan serta dua paramedik veteriner. 

Nantinya untuk persiapan pelaksanaan vaksinasi hewan ternak, pihaknya juga akan menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di kawasan Kota Malang. "Kalau kita nanti juga akan minta kerja sama dengan FKH (Fakultas Kedokteran Hewan) UB (Universitas Brawijaya) dan perguruan tinggi lainnya," tandas Sri Winarni. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
pmk kota malangdispangtan kota malangvaksin hewan ternak

Berita Lainnya

Berita

Terbaru